Jumat, 15 Mei 2026

Potensi Suku Bunga Turun, Ini Dua Produk Reksadana Rekomendasi BRI-MI

Penulis : Euis Rita Hartati
6 Jan 2024 | 16:08 WIB
BAGIKAN
BRI-MI
BRI-MI

JAKARTA, investor.id – Tahun 2024 dimulai dengan beberapa optimisme di sektor ekonomi seperti melandainya inflasi global dan isyarat dovish dalam kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed).

Chief Investment Officer (CIO) BRI-MI, Herman Tjahjadi, melihat sejumlah peluang yang bisa dimanfaatkan oleh investor sepanjang 2024. Menurutnya, dengan melandainya inflasi dan adanya potensi dipangkasnya suku bunga, serta adanya kepastian hasil pemilu di pertengahan 2024, bisa menjadi sentimen positif bagi pasar modal domestik, seperti obligasi dan saham.

“Dari sisi prospek investasi, kami melihat prospek investasi untuk reksadana berbasis pasar uang dan pendapatan tetap dapat dipilih sebagai produk investasi yang cocok untuk diakumulasi, khususnya di semester pertama di tahun 2024” ujar Herman dalam keterangan pers.

Sementara itu, PLT Direktur Utama BRI-MI, Ira Irmalia Sjam mengatakan bahwa BRI-MI selalu mendengarkan kebutuhan investasi bagi para nasabah dan calon investor.

ADVERTISEMENT

“Sebagai contoh, BRI-MI memiliki poduk unggulan Reksadana Seruni Pasar Uang II (SPU II) yang cocok bagi investor pemula. Hal ini karena SPU II memiliki likuiditas yang tinggi, serta ada potensi memperoleh pendapatan yang optimal dengan risiko yang relatif rendah. Untuk membeli produk tersebut, calon investor cukup mengeluarkan dana minimal Rp10.000,” ujar Ira.

Selain pasar uang, BRI-MI juga memiliki produk reksadana campuran bernama Balanced Regular Income Fund (BRIF).

“BRIF sangat cocok sebagai instrumen diversifikasi investasi, karena memiliki fitur yang unik yaitu memberikan dividen setiap bulannya. Dengan adanya potensi penurunan suku bunga di tahun 2024, maka investasi pada reksadana BRIF, yang underlying asset-nya termasuk instrumen surat utang, berpotensi memberikan imbal hasil investasi yang optimal” tutup Ira.

Sebagai informasi tambahan, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi, untuk kemudian diinvestasikan ke dalam surat berharga seperti: saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.

PT BRI Manajemen Investasi (sebelumnya PT Danareksa Investment Management) atau BRI-MI, merupakan pelopor industri reksadana pertama di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1992. Pada tahun 2022 BRI-MI resmi menjadi anak perusahaan Bank BRI. BRI-MI merupakan manajer investasi terkemuka yang berpengalaman dan terpercaya selama yang hadir untuk memenuhi kebutuhan investasi Masyarakat Indonesia.

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 37 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 41 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia