Transaksi BTN Mobile Sentuh Rp53,8 Triliun
Jakarta, Investor.id- Bank pelat merah, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengaku bahwa transaksi BTN Mobile menyentuh Rp53,8 triliun sepanjang Januari-Agustus 2024.
Transaksi tersebut, menurut manajemen emiten berkode saham BBTN itu melejit 68% year on year (YoY).
Nilai itu berasal dari 28,19 juta transaksi atau tumbuh dua kali lipat bila disandingkan dengan periode yang sama.
Kini, terdapat hampir dua juta pengguna BTN Mobile yang fiturnya terus ditambah.
Penambahan fitur baru di aplikasi BTN Mobile diharapkan dapat menarik lebih banyak pengguna, meningkatkan volume transaksi maupun nilai transaksi.
Kini, BTN Mobile menjadi pelopor digitalisasi KPR di Indonesia dengan menghadirkan fitur Cari Properti yang terintegrasi langsung dengan berbagai layanan mortgage.
Fitur ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mencari rumah dan mengajukan KPR dalam satu platform digital. Melalui fitur Cari Properti pada BTN Mobile, nasabah dapat menelusuri berbagai pilihan rumah, lengkap dengan informasi harga, lokasi, dan pengembang yang bekerja sama dengan BTN.
Setelah memilih properti, nasabah dapat langsung memanfaatkan fitur Ajukan KPR yang memungkinkan pengajuan KPR secara online tanpa perlu datang ke kantor cabang. Nasabah juga dapat memantau proses pengajuan melalui fitur Tracking Pengajuan, yang memberikan transparansi dalam setiap tahap aplikasi.
Baca Juga:
Laba BTN (BBTN) Capai Rp 1,8 Triliun“Sebagai pelopor dalam digitalisasi layanan KPR, kami di BTN selalu berkomitmen untuk memberikan solusi perbankan yang memudahkan masyarakat dalam memiliki hunian. Fitur Cari Properti dan integrasinya dengan layanan mortgage di BTN Mobile merupakan langkah kami untuk menghadirkan layanan yang lebih efisien dan terjangkau bagi nasabah,” ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam siaran pers dikutip Senin (30/9/2024).
Nixon mengatakan, BTN akan selalu memperbaharui katalog perumahan dalam fitur Cari Properti untuk memberikan berbagai pilihan properti menarik sesuai dengan kebutuhan calon debitur.
Nixon meyakini, fitur tersebut dapat memanjakan nasabah karena prosesnya sederhana dan relatif lebih cepat.
“Tersedianya fitur ini merupakan perwujudan komitmen BTN untuk menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat Indonesia agar mereka dapat memiliki hunian idaman, sekaligus memberikan solusi digital perbankan yang praktis, aman, dan nyaman,” ujar Nixon.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






