Jumat, 15 Mei 2026

Bank Ina (BINA) & Sequis AM Jalin Kerja Sama

Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Nov 2024 | 16:39 WIB
BAGIKAN
Bank Ina dan Sequis AM menjalin kerja sama pemasaran produk Reksa Dana Sequis Equity Indonesia, Sequis Balance Ultima, Sequis Bond Optima, dan Sequis Liquid Prima. Ist
Bank Ina dan Sequis AM menjalin kerja sama pemasaran produk Reksa Dana Sequis Equity Indonesia, Sequis Balance Ultima, Sequis Bond Optima, dan Sequis Liquid Prima. Ist

JAKARTA, investor.id - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) melakukan terobosan sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD) menjalin kemitraan strategis dengan PT Sequis Aset Manajemen (Sequis AM) melalui kerja sama pemasaran produk Reksa Dana Sequis Equity Indonesia, Sequis Balance Ultima, Sequis Bond Optima, dan Sequis Liquid Prima.

Direktur Utama Bank INA, Henry Koenaifi menyatakan bahwa kemitraan dengan Sequis AM merupakan langkah strategis yang akan menjadi awal penjualan reksa dana melalui jaringan Bank INA sebagai APERD, sekaligus memberikan nilai tambah bagi layanan nasabah.

“Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan memperkuat posisi Bank INA di pasar dan membantu nasabah kami meraih tujuan keuangan mereka dengan lebih efektif,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Kamis (7/11/2024).

ADVERTISEMENT

Henry Koenaifi menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi investasi yang inovatif dan beragam bagi para nasabah Bank INA.

“Melalui sinergi ini, kami akan menyediakan informasi dan edukasi yang lebih baik mengenai investasi, sehingga nasabah dapat membuat keputusan yang tepat. Kami berharap langkah ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat, terutama bagi nasabah Bank INA,” paparnya.

Ia menekankan,  kemitraan ini juga mencerminkan visi Bank INA untuk menjadi bank yang lebih responsif terhadap kebutuhan nasabah.

“Dengan meningkatkan layanan kami, kami yakin dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan para nasabah. Kami optimis bahwa langkah ini akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan sektor jasa keuangan,” jelasnya.

Presiden Direktur PT Sequis Aset Manajemen, Sigit Pratama Wiryadi mengatakan kerja sama yang terjalin dengan Bank INA akan membuka akses bagi Sequis AM untuk dapat memperkenalkan produk reksa dana kepada masyarakat yang lebih luas khususnya yang menjadi nasabah Bank INA yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

“Kami senang bisa mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan beragam produk reksa dana dari Sequis AM kepada nasabah Bank INA. Kami berharap kemitraan ini dapat menciptakan sinergi positif sehingga kerja sama dapat terjalin dalam jangka panjang sekaligus memperkuat daya saing kami di industri reksa dana," sebut Sigit.

Menurutnya, kemitraan antara Sequis AM dan Bank INA ini akan mendukung upaya kedua belah pihak untuk memperkuat posisi keduanya di industri. Sequis AM akan terus berupaya meningkatkan inovasi produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang antara lain melalui rencana menambah variasi produk.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia