Laba Asuransi Jiwa Longsor 10%
JAKARTA, investor.id – Laba bersih perusahaan asuransi jiwa konvensional ambles 10,37% secara tahunan (year on year/yoy) hingga kuartal III-2024. Penyusutan perolehan laba dipengaruhi pendapatan premi yang masih terkontraksi, meskipun pos lain menunjukkan indikasi perbaikan.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi perolehan laba bersih industri asuransi jiwa pada sembilan bulan tahun ini. Indikator yang dimaksud khususnya mengenai kontraksi pendapatan premi.
Berdasarkan statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pendapatan premi asuransi jiwa terkontraksi 9,21% (yoy) menjadi Rp 117,87 triliun sampai dengan kuartal III-2024. Angka itu lebih rendah dari capaian Rp 129,82 triliun pada periode sama tahun lalu.
Dari segi nilai, terdapat penurunan pendapatan premi senilai Rp 11,95 triliun atau hampir menyentuh Rp 12 triliun. Menandai pengaruh besar penurunan premi unit link yang terjadi dalam dua tahun terakhir, meskipun premi produk tradisional bertumbuh positif.
Masih dari sisi pendapatan-pendapatan, hasil investasi industri asuransi jiwa melejit 43,03% (yoy) menjadi Rp 24,84 triliun. Namun demikian, total pendapatan perusahaan asuransi jiwa masih terkontraksi 3,89% (yoy) menjadi Rp 139,36 triliun.
Beralih ke pos beban dan biaya, klaim dan manfaat dibayar perusahaan asuransi jiwa sebenarnya relatif berhasil ditahan dengan pertumbuhan tipis 0,76% (yoy) menjadi Rp 55,56 triliun. Bahkan, klaim penebusan unit berhasil ditekan 24,95% (yoy) menjadi 50,53 triliun.
Dengan tren seperti itu, total beban klaim dan manfaat perusahaan asuransi jiwa turun 12,44% (yoy) menjadi Rp 109,08 triliun. Industri ini juga bisa menekan beban usaha 6,55% (yoy) menjadi Rp 16,40 triliun sepanjang Januari-September 2024.
Meski begitu, hasil laba bersih industri asuransi jiwa harus rela menurun sampai dengan 10,37% (yoy) menjadi Rp 4,54 triliun sampai kuartal III-2024. Angka itu lebih rendah dari perolehan kuartal III-2023 yang sebesar Rp 5,06 triliun.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





