Jumat, 15 Mei 2026

Konsisten Menerapkan Bisnis Berkelanjutan dan Prinsip ESG

Penulis : Thomas E Harefa
4 Des 2024 | 20:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi infrastruktur.
Ilustrasi infrastruktur.

JAKARTA, investor.id – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) secara konsisten menerapkan inisiatif keberlanjutan serta implementasi prinsip-prinsip ESG dalam industri keuangan. Hal ini dilakukan dalam membiayai proyek-proyek yang berkontribusi positif terhadap lingkungan.

Berkaitan itu, IIF meraih CorporateTreasurer Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Haymarket Media Group. Pada acara tersebut, IIF meraih penghargaan pada kategori Best ESG Service Provider dan Best ESG Initiative. Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada Interim Chief Executive Officer/Chief Financial Officer IIF Rizki Pribadi Hasan dan Head of Advisory Group IIF Irman Boyle.

Rizki mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra, pemegang saham dan stakeholder IIF. “Penghargaan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus mengambil peran dalam inisiatif keberlanjutan serta implementasi prinsip-prinsip ESG dalam industri keuangan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Rabu (4/12/2024).

ADVERTISEMENT

Adapun kategori penghargaan Best ESG Service Provider diraih berkat upaya IIF dalam menyediakan advisory service yang meliputi berbagai aspek, mulai dari studi kelayakan hingga implementasi dan pengembangan praktik ESG yang berkelanjutan pada proyek-proyek infrastruktur yang dikerjakan.

Konsisten Menerapkan Bisnis Berkelanjutan dan Prinsip ESG
IIF meraih CorporateTreasurer Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Haymarket Media Group.

Dalam konteks ini, IIF berperan sebagai one-stop solution yang membantu klien mencapai tujuan keberlanjutan dengan cara yang efektif dan efisien. Dengan bermitra dengan IIF, klien dapat memperoleh dukungan yang mereka butuhkan untuk menghadapi tantangan ESG yang terus berkembang.

Selain itu, IIF mendapat penghargaan Best ESG Initiative yang diraih melalui penerbitan Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan/Green Perpetual Notes pada 2023. Hal ini merupakan upaya IIF untuk terus berinovasi dalam menyediakan sumber pendanaan jangka panjang yang sejalan dengan karakteristik pembiayaan infrastruktur berkelanjutan.

Uniknya, jika obligasi konvensional berorientasi pada aspek finansial/penguatan modal, obligasi IIF mengambil pendekatan yang lebih komprehensif dengan menggabungkan tujuan finansial dan lingkungan. Dengan demikian, tujuan tersebut menjawab komitmen IIF terhadap keberlanjutan dan perannya yang proaktif dalam membiayai proyek-proyek yang berkontribusi positif terhadap lingkungan.

Penerbitan Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan/Green Perpetual Notes Indonesia Infrastructure Finance 2023 merupakan penerbitan instrumen Perpetual Notes pertama yang diterbitkan dengan perspektif hijau dan dilakukan melalui penawaran umum kepada investor profesional serta tercatat di IDX.

Melalui instrumen tersebut, jelas Rizki, IIF tidak hanya mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan/SDGs, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia