Kamis, 14 Mei 2026

Anggota BPKH Sulistyowati Ungkap Kunci Keberlanjutan Dana Haji

Penulis : Thomas E Harefa
10 Jan 2025 | 08:46 WIB
BAGIKAN
Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati (kanan).
Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati (kanan).

JAKARTA, investor.id – Faktor ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, suku bunga, dan inflasi, serta performa pasar modal syariah memiliki pengaruh signifikan terhadap dana kelolaan haji Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Demikian analisis Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati yang resmi menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti.

Berdasarkan temuan tersebut, Sulistyowati merekomendasikan beberapa langkah strategis, antara lain,

• Pentingnya revisi Undang-Undang (UU) No.34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji guna memungkinkan langkah-langkah investasi yang lebih moderat dan berorientasi pada keberlanjutan serta mengakomodasi dinamika ekonomi global.

ADVERTISEMENT

• Pemerintah diharapkan dapat membuat kebijakan yang dapat menjaga pentingnya keberlanjutan dana kelolaan BPKH dalam penetapan besaran distribusi nilai manfaat, sehingga distribusi nilai manfaat dapat lebih adil pembagiannya untuk jemaah tunggu dan jemaah berangkat.

Dr Sulistyowati dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Ekonomi Konsentrasi Islamic Ecomonics and Finance, setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Peran Badan Pengelola Keuangan Haji terhadap Dana Kelolaan Haji yang berkelanjutan di Indonesia melalui Pendekatan Model Sistem Dinamis.

Dalam disertasinya, Sulistyowati menggunakan model sistem dinamis untuk menganalisis pengaruh berbagai variabel ekonomi makro, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, suku bunga, dan indeks saham syariah terhadap dana kelolaan oleh  BPKH.

Analisis tersebut menunjukkan bahwa faktor ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, suku bunga, dan inflasi, serta performa pasar modal syariah (diwakili oleh JII) memiliki pengaruh signifikan terhadap dana kelolaan haji BPKH. Selain itu, pengelolaan dana yang efektif juga krusial bagi keberlanjutan BPKH.

“BPKH memegang peran vital dalam keberlanjutan pembiayaan haji, dan hasil penelitian ini diharapkan menjadi panduan strategis bagi pemerintah serta pengelola dana untuk menghadapi tantangan ke depan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1/2025).

Penelitian tersebut memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan pengelolaan keuangan haji yang lebih efektif dan berkelanjutan. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah, BPKH, dan para pemangku kepentingan terkait.

Adapun sidang terbuka promosi Doktor berlangsung pada Kamis (9/1/2025) di Ruang Auditorium Kampus A, Universitas Trisakti Jakarta dan dipimpin oleh Prof Dr Yolanda Masnita Siagian MM, CIRR, CMA, CPM sebagai Ketua Tim Penguji yang beranggotakan Prof Dr Khomsiyah Ak, CA, FCMA, CGMA, CRIB; Prof Dr Eleonora Sofilda M Si; Dr Fadlul Imansyah SE, MM, CIFP, AAK; Associate Prof Dr Ahmad Azam Bin Sulaiman; serta dihadiri Promotor Prof Muhammad Zilal Hamzah Ph D; dan Co-Promotor Dr Nirdukita Ratnawati ME.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia