Jumat, 15 Mei 2026

Bank Raya (AGRO) Realisasikan Buyback 22,8 Juta Lembar Saham

Penulis : Nida Sahara
21 Jan 2025 | 12:00 WIB
BAGIKAN
Bank Raya berhasil mencatatkan pertumbuhan positif untuk total kredit pada kuartal II/2024 sebesar 12,1% (yoy) mencapai Rp 6,8 triliun. (Bank Raya)
Bank Raya berhasil mencatatkan pertumbuhan positif untuk total kredit pada kuartal II/2024 sebesar 12,1% (yoy) mencapai Rp 6,8 triliun. (Bank Raya)

“Sampai dengan akhir tahun 2024, pelaksanaan buyback baru terealisasi sebagian, mengingat kami memulai pelaksanaannya pada triwulan III-2024 dikarenakan persetujuan RUPS diperoleh pada Agustus 2024. Awal 2025 adalah langkah yang baik bagi kami untuk mengoptimalkan buyback, sehingga sisa saldo sekitar Rp 13 miliar dapat dioptimalkan secara keseluruhan,” ungkap Direktur Keuangan Bank Raya Rustarti Suri Pertiwi dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2025).

Dengan adanya pelaksanaan buyback ini diharapkan dapat meningkatkan keyakinan kepada para investor atas nilai fundamental perseroan. "Sementara itu, fokus Bank Raya adalah memastikan perseroan dapat tumbuh dengan lebih baik dan lebih sehat dalam jangka panjang,” tambah Rustarti.


Dari sisi kinerja, Bank Raya mampu membukukan pertumbuhan yang positif, dimana hingga akhir triwulan III-2024 berhasil mencetak laba sebesar Rp 33,9 miliar atau tumbuh menembus 130,9% (yoy). Hingga akhir triwulan III 2024 tercatat Bank Raya berhasil menyalurkan kredit digital sebesar Rp 13,7 triliun atau tumbuh 72,5% (yoy) sehingga total kredit Bank Raya mencapai Rp 6,8 triliun atau tumbuh 20,7% (yoy).

ADVERTISEMENT

Penyaluran kredit yang tumbuh signifikan tersebut berdampak terhadap meningkatnya aset perseroan, di mana tercatat total aset Bank Raya mencapai Rp 12,8 triliun tumbuh 12,1% (yoy).

“Dengan pijakan kinerja yang positif pada tahun 2024, Bank Raya optimis dapat terus tumbuh berkelanjutan dan menuju profitabilitas jangka panjang,” tandas Rustarti.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia