Bank Raya (AGRO) Realisasikan Buyback 22,8 Juta Lembar Saham
“Sampai dengan akhir tahun 2024, pelaksanaan buyback baru terealisasi sebagian, mengingat kami memulai pelaksanaannya pada triwulan III-2024 dikarenakan persetujuan RUPS diperoleh pada Agustus 2024. Awal 2025 adalah langkah yang baik bagi kami untuk mengoptimalkan buyback, sehingga sisa saldo sekitar Rp 13 miliar dapat dioptimalkan secara keseluruhan,” ungkap Direktur Keuangan Bank Raya Rustarti Suri Pertiwi dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2025).
Dengan adanya pelaksanaan buyback ini diharapkan dapat meningkatkan keyakinan kepada para investor atas nilai fundamental perseroan. "Sementara itu, fokus Bank Raya adalah memastikan perseroan dapat tumbuh dengan lebih baik dan lebih sehat dalam jangka panjang,” tambah Rustarti.
Dari sisi kinerja, Bank Raya mampu membukukan pertumbuhan yang positif, dimana hingga akhir triwulan III-2024 berhasil mencetak laba sebesar Rp 33,9 miliar atau tumbuh menembus 130,9% (yoy). Hingga akhir triwulan III 2024 tercatat Bank Raya berhasil menyalurkan kredit digital sebesar Rp 13,7 triliun atau tumbuh 72,5% (yoy) sehingga total kredit Bank Raya mencapai Rp 6,8 triliun atau tumbuh 20,7% (yoy).
Penyaluran kredit yang tumbuh signifikan tersebut berdampak terhadap meningkatnya aset perseroan, di mana tercatat total aset Bank Raya mencapai Rp 12,8 triliun tumbuh 12,1% (yoy).
“Dengan pijakan kinerja yang positif pada tahun 2024, Bank Raya optimis dapat terus tumbuh berkelanjutan dan menuju profitabilitas jangka panjang,” tandas Rustarti.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






