Jumat, 15 Mei 2026

Waspadai 10 Modus Kejahatan Keuangan Jelang Ramadan dan Idulfitri

Penulis : Prisma Ardianto
20 Feb 2025 | 20:03 WIB
BAGIKAN
Refleksi tampilan gawai saat warga saat melihat iklan judi online di Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Refleksi tampilan gawai saat warga saat melihat iklan judi online di Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan mewaspadai sejumlah praktik kejahatan keuangan menjelang maupun saat Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (KE PEPK) OJK, Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan, menjelang Ramadan, kejahatan keuangan cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi dan konsumsi masyarakat.

“Masyarakat diharapkan mewaspadai beberapa modus kejahatan keuangan,” ungkap Wanita yang akrab disapa Kiki itu kepada wartawan pada Kamis (20/2/2025).

ADVERTISEMENT

Sejumlah modus kejahatan keuangan yang dimaksud, diantaranya:

  1. Modus penawaran arisan untuk persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri;

  2. Penawaran investasi bodong dengan iming-iming imbal balik yang tinggi;

  3. Modus social engineering, yaitu tindakan memanipulasi psikologis korban untuk mendapatkan data dan informasi pribadi dengan tujuan membobol akun keuangan korban;

  4. Modus Skimming dan Phising melalui pencurian data kartu ATM atau kartu kredit melalui alat skimming atau melalui tautan palsu (phishing) yang menyerupai situs resmi bank;

  5. Modus Card tapping, yaitu pemasangan alat di lubang kartu ATM untuk menjebak kartu nasabah sehingga dapat diambil alih oleh pelaku;

  6. Modus sniffing atau tindakan penyadapan oleh hacker menggunakan jaringan internet.

    Modusnya, pelaku mengirimkan aplikasi via whatsapp atau email dengan tujuan utama untuk mencuri data dan informasi penting korban seperti username, password m-banking, informasi kartu kredit, password email;

  7. Modus Penawaran THR melalui pesan palsu yang mengatasnamakan perusahaan atau instansi yang menawarkan THR atau hadiah uang tunai;

  8. Modus penipuan keuangan berupa transfer dana dari pinjaman online (pinjol) ilegal kepada orang yang tidak pernah mengajukan pinjaman;

  9. Modus penawaran paket perjalanan wisata atau umrah dengan diskon yang tidak wajar.

  10. Modus penyampaian informasi pengiriman parcel lebaran. Momen Ramadan dan Idul Fitri kerap dirayakan oleh umat muslim dengan berbagi parsel kepada kerabat. Penipu bisa memanfaatkan momen ini dengan mengirimkan pesan yang meminta masyarakat membuka atau mengunduh suatu dokumen atau aplikasi dengan modus menyampaikan informasi pengiriman parcel.

Kian Marak Jelang Ramadan dan Lebaran

Sementara itu, Kiki mengatakan bahwa menjelang Ramadan, kemungkinan laporan konsumen dan masyarakat masih terkait fraud eksternal. Menurut dia, faktor tingginya penggunaan teknologi dan masih rendahnya pengetahuan mengenai pentingnya kerahasiaan dan keamanan data.

Sedangkan terkait kegiatan aktivitas keuangan ilegal, penawaran pinjaman online ilegal biasanya semakin marak menjelang ramadan dan lebaran.

“Tawaran investasi ilegal dengan modus seperti penipuan penawaran pekerjaan, impersonation, serta social engineering melalui sarana digital, juga semakin marak menjelang lebaran,” ujar Kiki.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat supaya meningkatkan kewaspadaan dan memastikan aspek 2 L (legal dan logis) dari setiap penawaran yang diterimanya. “Masyarakat dapat memastikannya melalui Kontak Layanan Konsumen OJK dengan nomor telepon 157,” pungkas Kiki.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 45 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 49 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia