Jumat, 15 Mei 2026

wondr by BNI Incar Generasi Muda Tanamkan Investasi Sukuk ST014

Penulis : Heru Febrianto
10 Mar 2025 | 20:58 WIB
BAGIKAN
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan fitur pembukaan rekening investasi pada aplikasi wondr by BNI. (Foto Ist)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan fitur pembukaan rekening investasi pada aplikasi wondr by BNI. (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan fitur pembukaan rekening investasi pada aplikasi wondr by BNI. Fitur ini menawarkan kemudahan bagi nasabah untuk memulai investasi, termasuk pembelian Sukuk Tabungan Seri ST014 yang kini sedang ditawarkan Pemerintah RI.

Investasi ST014 lewat wondr by BNI bisa dimulai dari Rp 1 juta. BNI juga memberikan manfaat tambahan berupa cash reward Rp 1-10 juta untuk pembelian minimum Rp 1 miliar hingga lebih dari Rp 10 miliar bagi seluruh nasabah tanpa batasan kuota.

SEVP Retail Digital Solutions BNI, Rian Eriana Kaslan mengungkapkan, BNI berupaya memberikan solusi investasi yang lebih praktis, sekaligus dapat dilakukan dengan aman dan nyaman, cukup dengan satu genggaman.

ADVERTISEMENT

“Dengan kemudahan yang BNI berikan, kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang dapat memanfaatkan investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan mereka,” ujar Rian dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Senin (10/3/2025).

Melalui fitur pembukaan rekening investasi di wondr by BNI, nasabah dapat melakukan registrasi secara daring. Proses pendaftaran akan diselesaikan dalam waktu maksimal satu hari kerja.

Saat ini, produk investasi yang dapat diakses nasabah melalui wondr by BNI antara lain reksa dana, Surat Berharga Negara (SBN) ritel, serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) seperti ST014.

Dengan minimum pembelian Rp 1 juta, nasabah tidak dikenakan biaya transaksi dan bisa memulai investasi dengan cara yang sangat mudah.

“Nasabah hanya cukup membuka rekening investasi di wondr by BNI untuk bisa membeli beragam produk yang ada di fitur investasi ini,” kata Rian.

Sebagai informasi, pemerintah menawarkan ST014, mulai 7 Maret hingga 16 April 2025. Imbal hasil ST014 tenor 2 tahun (ST014T2) adalah BI Rate +0,75%, dengan batas minimal (floor) 6,5%. Adapun ST014 dengan tenor 4 tahun (ST014T4) memiliki imbal hasil BI Rate +0,85%, dengan batas minimal 6,6%.

“Dengan imbal hasil yang kompetitif dan risiko minimal, ST014 adalah instrument investasi ideal bagi mereka yang ingin mengembangkan dana dengan cara aman. Kami optimistis, melalui wondr by BNI, semakin banyak nasabah yang bisa memanfaatkan peluang ini,” ucap Rian.

Lebih lanjut, ia berharap keragaman produk investasi yang bisa diakses melaluiwondr by BNI akan mendorong lebih banyak nasabah, terutama kaum muda yang aktif dan dinamis, untuk semakin bijak mengelola dana mereka.

“Lewat wondr by BNI, kami ingin memberikan kebebasan bagi nasabah untuk berinvestasi sesuai keinginan mereka dan mewujudkan impian di masa depan,” pungkas Rian.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia