Jumat, 15 Mei 2026

Jeblok di Angka Rp 17 Ribuan, Astronacci Prediksi Rupiah Makin Loyo Dipukul Dolar AS

Penulis : Thomas E. Harefa
8 Apr 2025 | 16:32 WIB
BAGIKAN
Suasana penukaran mata uang dolar Amerika ke mata uang rupiah di salah satu pusat penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (6/4/2025). (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)
Suasana penukaran mata uang dolar Amerika ke mata uang rupiah di salah satu pusat penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (6/4/2025). (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id – Awal masuk setelah cuti Lebaran agaknya menjadi awan kelabu bagi rupiah. Bagaimana tidak, nilai tukar rupiah (IDR) di pasar luar negeri (Non Deliverable Forward/NDF) mendekati Rp 17.200 per dolar AS pada sesi pagi hari Senin (7/4/2025).

Hal ini telah diproyeksikan oleh Gema Goeyardi, Founder dan CEO Astronacci, dalam sesi live YouTube Astronacci pada 23 Juni 2024. Adapun dalam siaran tersebut, Gema memperingatkan potensi pelemahan rupiah berdasarkan melemahnya kondisi fundamental ekonomi indonesia yang didukung dengan adanya pola cup and handle, secara analisis teknikal yang mampu membuat harga rupiah terjadi pelemahan dengan signifikan.

Dalam analisanya, Gema menyebutkan, dua titik penting sebagai target pelemahan, yaitu Rp 16.800 sebagai target awal dan Rp 17.200 sebagai resistance kedua yang potensial. Banyak yang meragukan prediksi tersebut, apalagi saat itu rupiah masih bertengger stabil di bawah Rp 15.800 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

“Namun berbekal metode time trading Astronacci dan kombinasi analisis pola teknikal, proyeksi tersebut kini menjadi kenyataan,” papar Gema Goeyardi dalam keterangannya, Selasa (8/4/2025).

Jeblok di Angka Rp 17 Ribuan, Astronacci Prediksi Rupiah Makin Loyo Dipukul Dolar AS
Dr Gema Goeyardi, Founder dan CEO Astronacci International berharap rupiah tidak semakin jatuh terhadap dolar AS.

Dia menyebutkan pola cup and handle yang terbentuk di chart pasangan USD/IDR sudah sangat jelas. Ditambah lagi dengan momentum astrologi dan tekanan makroekonomi global.  “Kami melihat peluang besar pelemahan rupiah sejak pertengahan 2024 dan hari ini terbukti,” imbuh Gema tentang analisanya.

Faktor Rupiah Letoy

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 7 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 50 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 54 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia