Jumat, 15 Mei 2026

BBNI Bersinergi dengan Nasabah Hadapi Tantangan Global

Penulis : Nida Sahara
25 Apr 2025 | 12:05 WIB
BAGIKAN
Gedung BNI
Gedung BNI

JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi nasabah menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.

Melalui acara Halalbihalal dan Economic Outlook 2025 di Solo, BNI mengajak nasabah serta pelaku usaha di Jawa Tengah untuk bersiap menghadapi ketidakpastian ekonomi melalui strategi adaptif dan solusi keuangan yang inovatif.

Mengusung tema Breaking Frontiers, Conquering Uncertainties, kegiatan ini digelar oleh BNI Treasury Regional Area (TRA) Semarang sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan dengan nasabah, khususnya di wilayah Jawa Tengah yang kian strategis secara ekonomi.

SEVP Treasury BNI Ita Tetralastwati menjelaskan, acara ini menjadi ruang kolaborasi antara BNI dan nasabah dalam merumuskan strategi bisnis yang lebih resilien.

ADVERTISEMENT

“Kami percaya, dengan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai arah perekonomian serta solusi keuangan yang relevan, kami dapat membantu nasabah merancang langkah bisnis yang lebih tepat di tengah dinamika pasar,” imbuh Ita dalam keterangannya, Jumat (25/4/2025).

Dalam acara tersebut, Chief Economist BNI Leo Putera Rinaldy memaparkan proyeksi ekonomi global dan domestik, termasuk perkembangan geopolitik, tren suku bunga, pergerakan nilai tukar, inflasi, serta peluang dan risiko di sektor industri. Sesi ini menjadi bekal strategis bagi nasabah dalam menentukan arah kebijakan bisnis ke depan.

BNI juga mengadakan diskusi interaktif mengenai berbagai produk treasury seperti transaksi valas, lindung nilai (hedging), serta layanan pasar uang. Tak hanya itu, BNI turut memperkenalkan inovasi digital yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan keuangan perusahaan.

Menurut Ita, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif, seiring berkembangnya kawasan industri di Semarang, Kendal, Batang, hingga Solo Raya. Didukung oleh infrastruktur pelabuhan dan jalan tol yang semakin memadai, wilayah ini menjelma menjadi pusat aktivitas ekspor-impor dan industri nasional.

Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi BNI untuk memperluas kontribusinya dalam mendukung ekosistem bisnis melalui layanan penghimpunan dana, pembiayaan, transaksi treasury, hingga solusi digital terintegrasi.

“Melalui forum seperti ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dengan para nasabah di Jawa Tengah dan sekitarnya, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tandas Ita.

Dengan pendekatan proaktif dan berbasis solusi, BNI optimistis dapat menjadi mitra strategis bagi dunia usaha dalam menghadapi era ketidakpastian ekonomi global.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 45 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia