Jumat, 15 Mei 2026

Tiga Bulan, BBNI Cetak Laba Rp 5,38 Triliun

Penulis : Nida Sahara
28 Apr 2025 | 12:24 WIB
BAGIKAN
Gedung BNI.
Gedung BNI.

JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan entitas anak pada tiga bulan pertama tahun ini mengantongi laba bersih Rp 5,38 triliun, naik tipis 0,94% dibandingkan dengan Rp 5,33 triliun per Maret 2024.

Perolehan tersebut didukung dari pendapatan bunga yang naik 5,29% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 16,71 triliun per kuartal I-2025. Kemudian, beban bunga juga naik 6,17% (yoy) menjadi Rp 6,88 triliun, sehingga pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh 4,68% (yoy) menjadi Rp 9,83 triliun.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena dalam keterangannya menyatakan, di tengah dinamika dan tantangan ketidakpastian global, perseroan berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid dibarengi dengan pertumbuhan bisnis yang prudent. 

ADVERTISEMENT

Di sisi intermediasi, BNI menyalurkan kredit Rp 765,47 triliun, tumbuh 10,11% (yoy). Realisasi pertumbuhan kredit pada kuartal I-2025 masih sesuai dengan target yang ditetapkan BNI tahun ini, yakni sekitar 8-10% (yoy).

Kredit Korporasi Jadi Penopang

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia