Bank Aladin (BANK) Balikkan Rugi Jadi Laba
JAKARTA, investor.id - PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) pada tiga bulan pertama tahun ini mencatatkan kinerja yang positif, dengan berhasil mengubah rugi menjadi laba.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, BANK membukukan laba bersih Rp 33,47 miliar pada kuartal I-2025, menandai perbaikan drastis dari rugi bersih Rp 44,2 miliar pada kuartal I-2024. Lonjakan kinerja tersebut didorong oleh pendapatan yang melesat 79,71% secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp 193,89 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini.
Peningkatan ini juga hasil dari strategi ekspansi dan optimalisasi layanan Bank Aladin dalam memperluas jangkauan keuangan syariah berbasis digital. Tak hanya pendapatan, komisi/fee dan administrasi pun melesat 275,4% (yoy) menjadi Rp 77,37 miliar pada kuartal I-2025.
Di sisi intermediasi, perseroan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 4,69 triliun, melesat 51,21% (yoy) pada tiga bulan pertama tahun ini. Pencapaian tersebut membuat total asetnya mencapai Rp 10,12 triliun atau tumbuh 42,74% (yoy).
Pertumbuhan pembiayaan yang positif juga didukung dari sisi pendanaannya. Bank Aladin berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 5,91 triliun, atau meningkat 81,46% (yoy) pada tiga bulan pertama tahun ini. Sehingga, kondisi likuiditas masih terjaga sehat dengan financing to deposit ratio (FDR) berada di level 79,42%
Perbaikan kinerja Bank Aladin tidak hanya tercermin dari fungsi intermediasi, tapi juga efisiensi operasional. Rasio net imbalan membaik menjadi 4,61% dibandingkan periode tahun sebelumnya 3,13%. Sementara, net operating margin (NOM) berhasil berbalik positif ke level 1,44%, dibandingkan -4,77% pada kuartal I-2024.
Bank Aladin juga mencatatkan efisiensi, terlihat dari beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang membaik dari 132,13% pada Maret 2024 turun tajam menjadi 88,28% pada Maret 2025. Kemudian, cost to income ratio (CIR) juga menurun ke level 80,01% dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 164,99%.
Melalui peningkatan kinerja ini, Bank Aladin membuktikan kemampuannya dalam mengelola pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Dengan fokus pada efisiensi, inovasi digital, dan perluasan ekosistem syariah, Bank Aladin optimistis mampu melanjutkan tren positif di sepanjang 2025 dan memperkuat posisinya sebagai pelopor bank syariah digital di Indonesia.
Penggerak Pertumbuhan
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






