Jumat, 15 Mei 2026

KB Bank (BBKP) Percepat Transformasi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Mei 2025 | 09:54 WIB
BAGIKAN
KB Bank.
KB Bank.

JAKARTA, investor.id - PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) atau KB Bank dan entitas anak membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 352 miliar sepanjang periode kuartal I-2025. 

Kinerja positif ini mencerminkan pemulihan dari rugi bersih konsolidasi sebesar Rp 827 miliar yang dialami perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Capaian ini tidak lepas dari upaya perbaikan fundamental secara menyeluruh melalui program transformasi yang dijalankan sejak tahun 2021 pasca resmi menjadi bagian dari institusi keuangan terbesar asal Korea Selatan; KB Financial Group (KBFG). 

Pendapatan bunga dan syariah bersih secara Konsolidasi tercatat sebesar Rp 248 miliar, meningkat 8,93% dibandingkan dengan Rp 228 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

Direktur Utama KB Bank, Woo Yeul Lee menyampaikan, hasil positif ini adalah refleksi dari komitmen perseroan untuk membangun bank yang sehat dan kompetitif.

"Dengan dukungan penuh dari KB Financial Group, kami terus mempercepat transformasi di seluruh lini untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan," jelasnya dalam keterangan resmi dikutip Kamis (1/5/2025). 

Pada tingkat entitas induk (bank only), KB Bank menunjukkan pertumbuhan kredit yang sehat pada seluruh segmen usaha. Kredit lancar (normal loan) pada segmen ritel menjadi motor dengan meningkat pesat sebesar 22,68%, disusul segmen korporasi (wholesale) mencatatkan pertumbuhan 12,14%, dan segmen UMKM yang tumbuh 3,29%. Secara keseluruhan, portofolio kredit lancar tumbuh sebesar 14,87% secara tahunan. 

Pertumbuhan kredit yang berkualitas ini turut mendongkrak pendapatan bunga bersih menjadi Rp 184 miliar, naik 11,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, margin bunga bersih (NIM) juga membaik menjadi 1,09% dari sebelumnya 0,94%. 

Perbaikan kualitas aset berlanjut secara konsisten. Rasio kredit berkualitas rendah (LAR) turun signifikan menjadi 23,41% dari 34,33% pada periode yang sama tahun lalu. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto juga menunjukkan tren perbaikan, membaik menjadi 9,10% dari sebelumnya 9,92%. 

KB Bank juga mencatat penguatan likuiditas dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10,86% secara year-on-year menjadi Rp 43,83 triliun pada Kuartal I/2025. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan dana murah (CASA) sebesar 16,83% year-on-year, dari Rp 10,60 triliun menjadi Rp 12,38 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 15 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia