Strategi BBNI Jaga Lukuiditas
JAKARTA, investor.id - Strategi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau (BBNI) dalam menjaga likuiditas di tengah dinamika ekonomi global mendapatkan apreasiasi positif dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto. Langkah ini diharapkan dapat mendorong intermediasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Adisatrya menilai, strategi BNI yang fokus pada penyaluran kredit ke segmen korporasi berkualitas tinggi dan penguatan dana murah melalui transformasi digital dengan Wondr by BNI menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keuangan.
"Langkah BNI dalam menjaga likuiditas melalui seleksi kredit yang ketat dan peningkatan dana murah merupakan contoh strategi yang tepat di tengah ketidakpastian ekonomi global," ungkap Adi dalam keterangan tertulis, Selasa (13/5/2025).
Menurut dia, penurunan loan to deposit ratio (LDR) dan credit cost mencerminkan kemampuan BNI dalam menjaga ketahanan likuiditas dengan menyeimbangkan pertumbuhan dan mitigasi risiko.
Adapun, biaya kredit (credit cost) pada tiga bulan pertama 2025 berada di level 0,9%, di akhir tahun ini diharapkan terjaga pada kisaran 1%. Meski demikian, kondisi likuiditas BNI cenderung mengetat dengan loan to deposit ratio (LDR) yang meningkat dari 89% per Maret 2024 menjadi 93,1% per akhir Maret 2025.
Adisatrya juga mengapresiasi upaya BNI dalam menjaga kualitas aset, terbukti dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang stabil di level 2% dan penurunan Loan at Risk (LAR) menjadi 10,9% dari 13,3% pada kuartal I-2024. Perbaikan kualitas ini juga menghasilkan penghematan beban pencadangan yang dibentuk atau credit cost dari 1% menjadi 0,9%, sejalan dengan target aspirasi BNI tahun ini.
"Perbaikan kualitas aset ini penting untuk memastikan keberlanjutan kinerja perbankan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," tambahnya.
Komisi VI DPR RI berharap BNI dapat terus mempertahankan kinerja positif tersebut dan terus berinovasi untuk mendukung sektor-sektor strategis, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, BNI diharapkan dapat melanjutkan pertumbuhan dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






