Jumat, 15 Mei 2026

Strategi Prudential Pacu Nasabah Asuransi Kesehatan

Penulis : Heru Febrianto
24 Jun 2025 | 19:54 WIB
BAGIKAN
(Kiri ke kanan] Managing Director Hospital and Healthcare Operations Sunway Healthcare Group Khoo Chow Huat, President Sunway Healthcare Group Dato’ Lau Beng Long, Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth dan Chief Operations Officer Prudential Syariah Ahmir ud Deen menandatangani kerja sama antara Prudential dan Sunway Healthcare Group, Selasa (24/6) di Jakarta. (Foto Ist)
(Kiri ke kanan] Managing Director Hospital and Healthcare Operations Sunway Healthcare Group Khoo Chow Huat, President Sunway Healthcare Group Dato’ Lau Beng Long, Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth dan Chief Operations Officer Prudential Syariah Ahmir ud Deen menandatangani kerja sama antara Prudential dan Sunway Healthcare Group, Selasa (24/6) di Jakarta. (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) terus berupaya memacu jumlah nasabah khususnya pada segmen asuransi kesehatan.

Chief Health Officer Prudential Indonesia, Yosie William Iroth mengatakan saat ini nasabah segmen asuransi kesehatan didominasi oleh kelas atas (upper class) dan kelas menengah (middle class). Untuk itu, Prudential fokus dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan kesehatan.

“Prudential memang didominasi nasabah middle and upper, untuk itu kami terus mengedukasi nasabah menengah ke bawah sebagai sumber pertumbuhan segmen asuransi kesehatan,” kata Yosie di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

ADVERTISEMENT

Sedangkan strategi lainnya, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah memberikan layanan tambahan dan juga proses administratif yang lebih mudah dan efisien di Sunway Medical Centre (SMC) Malaysia.

Melalui layanan ini seluruh nasabah individu Prudential yang memiliki manfaat kesehatan dalam polis untuk melakukan perawatan di luar negeri, kini dapat menikmati layanan penjaminan non-tunai secara langsung di SMC, Malaysia.

Nasabah tidak lagi perlu melakukan proses penggantian (reimbursement) maupun melalui perantara pihak ketiga (TPA/Third Party Administrator) sebagaimana yang selama ini dilakukan, sehingga dengan adanya kerja sama ini diharapkan proses pembiayaan perawatan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.

“Kami memperluas jaringan PRUPriority Hospitals. Saat ini, telah ada lebih dari 1.700 rumah sakit yang tergabung dalam jaringan PRUPriority Hospitals, yang mengedepankan layanan kesehatan berkualitas dengan harga wajar yang tersebar tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri, kini termasuk SMC Malaysia,” papar Yosie.

Melalui kerja sama strategis dengan SMC, perusahaan berharap dapat memberikan nasabah akses layanan kesehatan global dengan proses administratif yang mudah dan efisien, sehingga nasabah dapat fokus pada perawatan dan pemulihan tanpa terbebani urusan administratif.

Chief Operations Officer Prudential Syariah, Ahmir ud Deen menambahkan selain memperoleh kemudahan administratif nasabah Prudential yang melakukan perawatan juga dapat menikmati berbagai layanan nilai tambah (added value). Diantaranya adalah jaminan ketersediaan kamar (guaranteed room availability), layanan penjemputan pasien di bandara, sampai pemberian Healthy Gift Set saat proses pemulangan nasabah dari SMC.

President Sunway Healthcare Group, Dato’ Lau Beng Long menjelaskan pasien dari Indonesia telah banyak yang berobat ke rumah sakit dibawah jaringan Sunway Medical Centre (SMC). Dari total jumlah pasien internasional, pasien yang berasal dari Indonesia angkanya mencapai 65%. SMC memiliki lima rumah sakit berstandari internasional dan tiga diantaranya bisa digunakan oleh nasabah Prudential Indonesia dan Prudential Syariah.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia