Sabtu, 4 April 2026

Distribusi Asuransi Didorong Gunakan Pendekatan Lebih Humanis dan Inklusif

Penulis :  Imam Suhartadi
24 Jun 2025 | 20:37 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Asuransi
Ilustrasi Asuransi

JAKARTA, investor.id - Seiring dengan percepatan agenda inklusi keuangan digital di Indonesia, saat ini 76% orang dewasa telah memiliki akun keuangan formal.

Namun demikian, penetrasi asuransi masih rendah di kisaran 1,4%–2,7%, begitupula kesenjangan perlindungan tetap menjadi tantangan besar, terutama di daerah pedesaan dan terpencil. 

Untuk itu, platform 360Studio hadir dengan memanfaatkan jaringan agen yang sudah ada, ditambah alat digital ringan yang mengurangi beban administrasi dan menyederhanakan proses pengajuan. Hasilnya adalah akses yang lebih luas terhadap produk asuransi tanpa memerlukan investasi besar di infrastruktur IT.

Advertisement

360Studio dirancang untuk merevolusi distribusi asuransi di Indonesia dan memperkenalkan pendekatan Agent Guided Digital Distribution (AGDD).

Dengan menggabungkan efisiensi teknologi digital dan keahlian manusia, AGDD menghadirkan nilai transformasional bagi konsumen, agen, dan pelaku industri, khususnya di wilayah terpencil dan yang belum terjangkau layanan keuangan secara menyeluruh. AGDD menjadikan distribusi asuransi lebih humanis, skalabel, dan inklusif.

“AGDD hadir sebagai solusi praktis yang memadukan alat digital yang intuitif dengan sentuhan manusia. Di dalamnya terdapat fitur seperti Smart Form dan business logic yang dirancang untuk menyederhanakan proses pengajuan polis tanpa menghilangkan peran agen,” kata Nano Sutrisno, VP Business Development Indonesia untuk 360Studio dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Sebagai informasi, peluncuran 306Studio turut dibahas dalam webinar publik bertajuk Human-Guided Digital Distribution: Collaborating for a Consumer-Centric Indonesian Insurance Market pada 3 Juni 2025.

Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti Adrian Siregar, Kepala Divisi Pengembangan Asuransi & Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Mahaning Riyana, Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI); dan Nano Sutrisno, VP Business Development Indonesia untuk 360Studio.

Lebih lanjut Nano mengatakan, konsumen dapat mengisi formulir, melakukan pembayaran deposit, dan menerima formulir yang telah terisi otomatis melalui email.

Sementara itu, perusahaan asuransi menangani tahap berikutnya seperti underwriting. Agen tetap dilibatkan sebagai penasihat yang siap hadir saat dibutuhkan, menciptakan pengalaman yang lebih terarah dan nyaman dibandingkan platform yang hanya mengandalkan chatbot.

Dengan mengotomatiskan tugas-tugas administratif, lanjut dia, AGDD memungkinkan agen fokus pada membangun hubungan dan memberikan nasihat yang dipersonalisasi.

Pendekatan one to many ini memungkinkan agen menjangka lebih banyak calon nasabah, termasuk di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Model ini tak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendukung program nasional dalam memperluas literasi keuangan dan penetrasi asuransi,”ujarnya.

Bagi perusahaan asuransi, kata dia, AGDD membantu menyederhanakan proses aplikasi, mengurangi beban operasional, dan mempercepat penerbitan polis.

“Model AGDD saat ini benar-benar mengubah cara distribusi asuransi dilakukan di berbagai belahan dunia,” ujar Nano.

“Model ini memberdayakan konsumen dengan cara-cara dan pendekatan yang mudah dipahami, dan mendukung agen untuk menjangkau lebih banyak orang secara efektif,” imbuhnya.

Platform 306Studio telah digunakan untuk berbagai produk asuransi seperti jiwa, kesehatan, dan pendidikan, serta terbukti dapat diterapkan di berbagai wilayah. Fitur-fitur utamanya mencakup automasi berbasis agen dengan tugas administratif ditangani sistem, memungkinkan agen fokus pada interaksi bernilai tinggi.

Efisiensi Operasional yang Scalabl di mana satu agen kini dapat menangani proses yang sebelumnya memerlukan tenaga satu tim.

Selanjutnya bisa digunakan hanya dalam beberapa minggu dengan integrasi IT yang ringan dan mudah. “Platform ini telah terbukti efektif di berbagai lini produk dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal,” katanya.

Dikembangkan di Asia Tenggara

Dalam waktu dekat, kata Nano, 360Studio akan dikembangkan lebih lanjut di kawasan Asia Tenggara dengan integrasi analitik canggih, kecerdasan buatan, dan kemitraan strategis untuk memperluas jangkauan.

Platform ini bukan ditujukan untuk menggantikan sistem lama secara menyeluruh, melainkan memperkuat distribusi berbasis agen dan memodernisasi proses operasional di belakang layar.

Dengan memperluas kapasitas agen melalui automasi, 360Studio memungkinkan perusahaan asuransi menjangkau lebih banyak orang, terutama di pasar yang masih mengandalkan hubungan langsung sebagai dasar kepercayaan.

“Adanya AGDD sebagai fondasinya, 360Studio menetapkan tolok ukur baru dalam distribusi asuransi di Indonesia, serta mengedepankan transparansi, skalabilitas, dan inklusi,” tuturnya.

360Studio tersedia dalam bentuk modul plug-in maupun platform mandiri. Sistem ini mendukung output dalam berbagai format, termasuk PDF, API, dan integrasi khusus, serta dirancang untuk mematuhi peraturan lokal terkait tata kelola data, termasuk dari OJK (Indonesia), Bank Negara Malaysia, dan Monetary Authority of Singapore.

“Platform ini juga mengikuti prinsip data residency yang ketat, yang mana memastikan seluruh data nasabah disimpan secara lokal sesuai aturan yurisdiksi negara masing-masing,” jelasnya.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 5 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 18 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 26 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia