Jumat, 15 Mei 2026

Tren Padel Membawa Peluang bagi Bisnis Asuransi

Penulis :  Imam Suhartadi
28 Jul 2025 | 18:36 WIB
BAGIKAN
Padel
Padel

JAKARTA, investor.id – Popularitas olahraga padel di Indonesia sedang naik daun. Olahraga  ini bukan hanya mudah dimainkan, tapi juga menghibur dan karenanya, dalam beberapa waktu  terakhir, padel telah menjadi bagian dari gaya hidup baru, terutama di kalangan urban dan  profesional muda. 

Fenomena ini kemudian membuka peluang baru di sektor bisnis olahraga dan lifestyle. Kini,  lapangan-lapangan padel mulai bermunculan di kawasan perumahan menengah hingga area  komersial. Banyak pelaku usaha mulai tertarik menjajal bisnis lapangan padel, melihat potensi  market yang saat ini kian bertumbuh. 

Namun, sebagaimana bisnis lainnya, keberhasilan usaha ini tidak hanya ditentukan oleh trend dan antusiasme pasar. Dibutuhkan perencanaan yang matang, pengelolaan operasional yang  cermat. Mulai dari pemilihan lokasi dan legalitas lahan, kontrak sewa jangka panjang, hingga  risiko kerusakan akibat bencana alam. Semua ini bisa berdampak pada reputasi dan  kelangsungan bisnis jika tidak disiapkan dengan baik. 

ADVERTISEMENT

Menanggapi tren ini, Direktur Marketing MPMInsurance Poppy Panca menyampaikan, pihaknya melihat pertumbuhan bisnis lapangan padel ini sebagai peluang positif.

“Namun, pelaku usaha  juga perlu menyadari bahwa di balik peluang, selalu ada risiko dan kita perlu mengelola risiko  tersebut. Perlindungan bisnis sedini mungkin adalah langkah yang bijak, jangan tunggu  sampai menghadapi risiko dulu baru kita mencari perlindungan,” kata Poppy Panca dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Sebagai anak usaha dari MPM Group, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (“MPMInsurance”)  menawarkan beragam produk perlindungan asuransi umum yang cocok untuk mendukung  pelaku usaha di berbagai sektor, termasuk juga sektor usaha olah raga dan lifestyle.

Beberapa  produk andalan MPMInsurance meliputi: Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident dalam olahraga) memberikan perlindungan finansial (santunan) terhadap risiko kecelakaan yang  terjadi saat melakukan aktivitas olahraga. 

Asuransi Harta Benda (Property) akan melindungi investasi fisik (lapangan padel dan fasilitas penunjangnya) dari risiko  kerusakan atau bencana yang dapat menyebabkan kerugian finansial besar.

Sedangkan Asuransi Tanggung-jawab Hukum Pihak Ketiga (TPL) memberikan proteksi untuk pemilik/penyewa/pengelola lapangan dari tuntutan hukum atau klaim  ganti rugi jika ada pihak ketiga (misalnya pemain, penonton, pengunjung, atau vendor)  yang mengalami cedera atau kerusakan harta benda saat berada di area fasilitas padel.

Dalam konteks pengelolaan lapangan padel atau fasilitas olahraga lainnya, terdapat berbagai  jenis risiko yang harus diantisipasi sejak awal.

Mulai dari kerusakan fisik bangunan antara lain  akibat kebakaran, banjir dan angin topan, hingga cedera pemain maupun munculnya klaim  tanggung jawab hukum pihak ketiga terhadap pemilik usaha.

Di sisi lain, gangguan  operasional seperti kerusakan atau bahkan pencurian peralatan olahraga juga menjadi  tantangan yang sering kali tak terduga.

Belum lagi potensi kerugian finansial akibat penutupan  sementara operasional. Semua ini, jika tidak dipersiapkan dengan proteksi yang memadai,  bisa berdampak langsung terhadap kelangsungan bisnis. 

“Kami ingin para pelaku usaha bisa mendapatkan informasi dengan baik dan dapat  mengambil keputusan lebih cepat. Untuk itu MPMInsurance menghadirkan berbagai fitur  layanan yang dapat membantu mereka memahami sejak awal seberapa besar proteksi yang  dibutuhkan dan berapa biaya premi yang sesuai, sehingga mereka dapat mengambil  keputusan dengan lebih cepat,” jelas Poppy.

Dengan memanfaatkan teknologi digital yang  efisien, MPMInsurance tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga mendorong  tumbuhnya budaya manajemen risiko yang lebih proaktif di kalangan pelaku usaha. 

Untuk kemudahan layanan, MPMInsurance menyediakan platform omnichannel seperti  WhatsApp Business, auto-reply media sosial, serta fitur kalkulator simulasi premi online pada  website resminya yang memungkinkan pelaku usaha menghitung sendiri estimasi biaya premi  asuransi secara cepat, mudah, dan transparan, tanpa harus menunggu atau menghubungi tim  sales.  

MPMInsurance mendapatkan rating A+ dari lembaga pemeringkat  internasional Fitch Ratings, penghargaan sebagai Cedant Terbaik dalam Pertumbuhan Premi  Sesi Tahun 2024 di ajang MAIPARK Award 2025 atas peran dan dukungannya dalam program  Indonesia Tangguh Bencana.

Selain itu, meraih predikat sangat bagus” dari Infobank untuk  kelompok perusahaan asuransi umum dengan modal sendiri Rp500 miliar hingga Rp1 triliun,  berkat kinerja keuangan dan tata kelola yang solid sepanjang tahun 2024 dan konsisten  selama 10 tahun berturut-turut. 

Dengan kombinasi antara pengalaman, kredibilitas, dan komitmen terhadap layanan yang  adaptif, MPMInsurance terus memperkuat perannya sebagai mitra proteksi yang relevan dan  dapat diandalkan untuk berbagai sektor usaha.

“Setiap bentuk usaha, baik itu lapangan padel,  fasilitas olahraga, maupun sektor lainnya, pada dasarnya memiliki potensi risiko yang perlu  dikelola dengan serius. Di MPMInsurance, kami percaya bahwa perlindungan yang tepat sejak  awal bukan hanya menjaga aset, tapi juga menjaga keberlanjutan bisnis secara menyeluruh,”  tambah Poppy.

Dengan pendekatan perlindungan yang strategis dan layanan yang terus dikembangkan,  MPMInsurance siap mendampingi pelaku usaha dalam menapaki setiap fase pertumbuhan  bisnis, dari memulai, membangun, hingga menjaga keberlanjutannya.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia