Sabtu, 4 April 2026

Ekspansi Pasar Asuransi Kesehatan, Roojai Tawarkan Konsep Perlindungan Modular

Penulis :  Thomas E Harefa
24 Feb 2026 | 22:15 WIB
BAGIKAN
Chief Growth Officer Roojai Group Mathieu Guiraud.
Chief Growth Officer Roojai Group Mathieu Guiraud.

JAKARTA, investor.id — Roojai merambah pasar asuransi kesehatan di Indonesia melalui peluncuran produk terbarunya. Produk tersebut dirancang untuk memberikan keleluasaan bagi masyarakat dalam menentukan perlindungan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Produk asuransi kesehatan tersebut dipasarkan oleh Roojai sebagai managing general agent (MGA), dengan polis yang dijamin oleh perusahaan asuransi berizin serta didukung oleh reasuransi global.

Roojai Indonesia merupakan bagian dari Roojai Group, sebuah grup asuransi digital regional yang didirikan di Thailand. Roojai Group dikenal dengan pendekatannya dalam menghadirkan produk asuransi yang lebih sederhana, transparan, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Roojai mulai beroperasi di Indonesia pada 2022 menggunakan model MGA, memasarkan produk perlindungan terbatas seperti asuransi penyakit kritis dan asuransi kecelakaan diri, sebelum memperluas portofolionya ke asuransi kendaraan bermotor pada 2023.

Advertisement

Indonesia merupakan salah satu pasar dengan populasi besar dan tingkat adopsi digital yang terus meningkat, sehingga selaras dengan pendekatan asuransi digital dan modular yang dikembangkan Roojai. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan tambahan, peluncuran asuransi kesehatan ini menjadi langkah strategis berikutnya bagi Roojai untuk memperluas kehadirannya di Indonesia serta mempertegas komitmen jangka panjang terhadap pasar ini.

CEO Roojai Benny Fajarai menjelaskan, keputusan terkait asuransi kesehatan adalah sesuatu yang bersifat sangat personal, namun proses memilih produk yang tepat sering kali terasa rumit dan membatasi.

“Melalui produk ini, kami ingin memberikan kejelasan dan keleluasaan bagi masyarakat untuk menentukan prioritas perlindungan yang paling relevan, sekaligus memastikan perlindungan tersebut tetap masuk akal dan benar-benar memberikan manfaat,” jelas dia dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Produk asuransi kesehatan tradisional umumnya mengharuskan nasabah untuk memilih paket perlindungan yang sudah ditentukan sebelumnya, yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Nasabah juga sering kali kesulitan memahami bagaimana perubahan manfaat bisa memengaruhi premi, misalnya saat menambahkan manfaat rawat jalan atau memperluas jaringan rumah sakit.

Asuransi kesehatan dari Roojai menawarkan pendekatan yang berbeda. Nasabah memulai dengan memilih perlindungan rawat inap sebagai dasar, kemudian dapat menyesuaikan perlindungan melalui berbagai aspek utama, seperti jaringan rumah sakit, wilayah pertanggungan—baik di Indonesia maupun di luar negeri yang dipilih—serta manfaat rawat jalan.      

Benny menjelaskan, Roojai juga menyediakan opsi pembagian biaya, seperti deductible atau co-payment, yang memungkinkan nasabah mengelola premi sesuai dengan preferensi mereka. Setiap penyesuaian yang dilakukan akan langsung tecermin pada estimasi perhitungan premi secara real time. Dengan pendekatan ini, perlindungan asuransi dapat disusun berdasarkan prioritas masing-masing individu, bukan berdasarkan paket tetap yang sama untuk semua orang.

Struktur modular ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas yang bermakna, namun tetap dijalankan secara bertanggung jawab. Seluruh pilihan perlindungan disusun dalam ketentuan dan batasan yang jelas, guna menjaga keseimbangan perlindungan serta prinsip underwriting yang sehat dan berkelanjutan, sehingga nasabah terhindar dari risiko perlindungan yang tidak optimal atau tidak selaras.

Di sisi lain, pendekatan modular ini juga memungkinkan Roojai untuk menambahkan pilihan perlindungan di masa mendatang, sehingga produk dapat terus beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan dan ekspektasi layanan kesehatan.

Produk asuransi kesehatan ini dirancang dengan melibatkan jajaran pimpinan kesehatan di Roojai Group yang memiliki pengalaman mendalam dalam pengembangan produk asuransi kesehatan.

“Kami menghadirkan solusi asuransi kesehatan yang bersifat modular dan dirancang berdasarkan pilihan individu,” ujar Mathieu Guiraud, Chief Growth Officer Roojai Group, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Health Officer di AXA Thailand dan AXA Indonesia.       

Guiraud menjelaskan, melalui platform digital serta contact center profesional, nasabah dapat memilih manfaat yang paling relevan dan menyesuaikan premi dalam proses yang sederhana dan transparan. “Di saat yang sama, kerangka underwriting yang kami terapkan memastikan keberlanjutan produk, sementara proses klaim dirancang untuk menghadirkan efisiensi dan transparansi sejak pendaftaran hingga penyelesaian klaim,” ungkap dia.

Peluncuran asuransi kesehatan ini menjadi tonggak penting bagi Roojai di Indonesia, sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar Indonesia. Pendekatan modular yang sama juga diterapkan secara konsisten di seluruh portofolio produk Roojai, mencerminkan keyakinan bahwa asuransi seharusnya menyesuaikan dengan kebutuhan hidup masyarakat, bukan sebaliknya.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 21 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 1 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia