Minggu, 21 Juni 2026

Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan, IIF Peroleh Pendanaan Rp1,3 Triliun

Penulis :  Thomas E Harefa
27 Apr 2026 | 15:27 WIB
BAGIKAN
Chief Financial Officer IIF Eri Wibowo (kanan), saat menerima secara simbolis fasilitas term loan Rp500 miliar dari Bank Mandiri, pada 22 April 2026.
Chief Financial Officer IIF Eri Wibowo (kanan), saat menerima secara simbolis fasilitas term loan Rp500 miliar dari Bank Mandiri, pada 22 April 2026.

JAKARTA, investor.id – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperoleh fasilitas pendanaan senilai total sekitar Rp1,3 triliun pada awal 2026, dari lembaga keuangan domestik dan internasional.

Fasilitas baru tersebut terdiri atas fasilitas term loan sebesar Rp500 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, yang ditandatangani di Jakarta pada 22 April 2026; dan fasilitas sebesar US$30 juta dari FinDev Canada. Selain itu, IIF memperoleh perpanjangan fasilitas pendanaan sebesar Rp300 miliar dari PT Bank BNP Paribas Indonesia.

Presiden Direktur dan CEO IIF Rizki Pribadi Hasan menjelaskan, pendanaan tersebut merupakan bagian dari strategi IIF untuk memperluas kapasitas pembiayaan dan mengakselerasi pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. IIF juga sedang dalam proses memperoleh pendanaan tambahan hingga Rp5 triliun untuk mendukung pipeline proyek dan inisiatif efisiensi biaya.

ADVERTISEMENT

“Kami mengapresiasi kepercayaan yang kuat dari lembaga keuangan domestik maupun internasional. Fasilitas ini mencerminkan meningkatnya keyakinan terhadap sektor infrastruktur Indonesia. Dalam 16 tahun operasinya, IIF telah membiayai lebih dari 150 proyek infrastruktur berkelanjutan,” jelas dia dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Dengan tambahan sumber pendanaan tersebut, jelas Rizki, IIF berada dalam posisi yang baik untuk memperluas dampaknya, khususnya untuk proyek yang selaras dengan keberlanjutan dan transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Chief Financial Officer IIF Eri Wibowo menambahkan, selain mendiversifikasi sumber pendanaan, fasilitas tersebut akan mengoptimalkan cost of funds IIF.

“Hal ini memungkinkan kami menawarkan suku bunga pembiayaan yang lebih kompetitif kepada klien, sehingga mendukung kelayakan finansial proyek-proyek infrastruktur mereka,” jelas Eri.

Sebagai salah satu katalis pembangunan infrastruktur nasional, IIF berkomitmen untuk terus mengembangkan produk yang memenuhi beragam kebutuhan klien. Hal ini mencakup solusi credit enhancement yang memungkinkan pengembang infrastruktur mengakses pasar modal domestik melalui penerbitan obligasi atau sukuk.

IIF juga terus berekspansi ke sektor strategis, dan baru-baru ini memberikan fasilitas pinjaman untuk mendukung proyek infrastruktur kesehatan. Berbagai inisiatif ini sejalan dengan mandat IIF untuk memobilisasi modal swasta guna mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan target Net Zero Emissions Indonesia pada 2060.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 35 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia