Kamis, 14 Mei 2026

Perbanas Kaji Kembangkan Asuransi Siber

Penulis : Prisma Ardianto
13 Mei 2026 | 20:33 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi serangan siber atau cyber attack. (Sumber: msn.com)
Ilustrasi serangan siber atau cyber attack. (Sumber: msn.com)

JAKARTA, investor.id – Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) tengah mengkaji pengembangan produk asuransi siber guna melindungi sektor jasa keuangan dari risiko dan kerugian akibat serangan siber yang semakin meningkat. Terlebih, Indonesia disebut masuk dalam 10 besar negara yang menjadi target anomaly traffic.

Ketua Bidang Technology & Security Perbanas, Toto Prasetio, mengatakan bahwa usulan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari penguatan ketahanan sektor keuangan di era digitalisasi, khususnya industri perbankan. Pengembangan asuransi siber menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola sektor jasa keuangan secara menyeluruh.

“Dari Perbanas akan kami work out (bahas) topik yang begini ini (asuransi siber) kayak gimana sih supaya perhitungannya juga masuk akal, berapa preminya,” ujar Toto Prasetio di Jakarta, seperti dikutip dari Antara pada Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Toto mengaku pembahasan mengenai skema dan bentuk produk asuransi siber tersebut masih berlangsung sehingga belum dapat dijelaskan secara rinci.

Selain mendorong pengembangan asuransi siber, Toto menilai regulator juga perlu segera menetapkan standard cyber resilience atau standar ketahanan siber di industri perbankan. Ia mencontohkan, Bank Indonesia (BI) saat ini telah mendorong penerapan konsep “zero trust” sebagai pendekatan keamanan siber bagi industri perbankan. Namun, menurut dia, belum ada regulasi yang mengatur standar minimum implementasi konsep tersebut di setiap bank.

Zero trust merupakan pendekatan keamanan siber yang mengedepankan prinsip “Never Trust, Always Verify”, yakni memverifikasi setiap interaksi dalam jaringan secara cepat dan responsif untuk mendeteksi ancaman serangan siber. Pendekatan tersebut dirancang untuk meminimalkan tingkat kepercayaan dalam sistem jaringan sehingga akses tidak mudah diberikan kepada pihak mana pun tanpa proses verifikasi yang ketat.

Menurut Toto, salah satu standar ketahanan siber yang penting diterapkan perbankan dalam konsep zero trust adalah fraud detection atau sistem pendeteksi penipuan untuk meminimalkan risiko serangan siber. “Kita mesti bicarakan ini karena saya sendiri yakin nanti Perbanas kami tidak bisa sendiri, kami harus kerja sama dengan surrounding external system,” katanya.

Sementara itu, Deputi Komisioner Pengaturan, Perizinan, dan Pengendalian Kualitas OJK, Deden Firman Hendarsyah, menyatakan bahwa Indonesia termasuk sepuluh besar negara yang menjadi target anomaly traffic, berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Anomaly traffic adalah lalu lintas jaringan (network traffic) dalam suatu sistem yang menunjukkan pola yang tidak biasa, mencurigakan, atau menyimpang dari perilaku normal, yang sering kali mengindikasikan adanya serangan siber.

“Entah apa yang menjadi Indonesia itu menarik bagi para hacker, bagi para pelaku kejahatan siber, tetapi memang faktanya Indonesia masuk ke dalam top ten target anomaly traffic,” kata Deden.

Jika ditilik menurut sektor, ia menuturkan, sektor keuangan menempati posisi kedua sebagai sektor dengan insiden siber terbanyak. Ia mengatakan, kasus kejahatan siber yang terjadi di sektor keuangan biasanya langsung menargetkan data pribadi nasabah maupun menyerang sistem bank.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 4 menit yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
National 29 menit yang lalu

Dharma Pongrekun Ajukan Uji Materi UU Kesehatan ke MK

Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun resmi mendaftarkan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Business 51 menit yang lalu

Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.
Lifestyle 56 menit yang lalu

Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital

Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.
Market 1 jam yang lalu

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026

Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level ini
National 2 jam yang lalu

Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis

Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia