Kamis, 14 Mei 2026

Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis

Penulis :  Imam Suhartadi
14 Mei 2026 | 17:37 WIB
BAGIKAN
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri

JAKARTA, investor.id  - Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.

“Kenaikan pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri ini menurut saya sangat ideal karena didukung oleh rekam jejak, kemampuan, dan integritas yang telah teruji di berbagai penugasan strategis sebelumnya,” kata Serian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/5/2026)..

Menurut Serian, perubahan status kepangkatan tersebut menjadi jawaban atas dinamika Jakarta sebagai pusat ekonomi dan politik nasional yang membutuhkan stabilitas keamanan tinggi.

ADVERTISEMENT

Ia menilai kemampuan Asep dalam memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal penting dalam memimpin Polda Metro Jaya.

“Sebagai perwira yang dikenal memiliki kapabilitas mumpuni dalam bidang operasional dan reserse, saya yakin beliau mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap permasalahan urban yang multidimensi, mulai dari kejahatan siber hingga penegakan hukum yang humanis namun tegas,” ucap Serian.

Serian yang juga Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) itu turut menyoroti integritas yang dimiliki jenderal bintang tiga tersebut sebagai fondasi penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Dengan kepemimpinan yang bersih dan berwibawa, Asep diharapkan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan personel guna menciptakan rasa aman yang berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Serian menilai kenaikan pangkat tersebut dapat memperkuat kewibawaan komando dalam koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah daerah maupun lembaga terkait, khususnya dalam pengelolaan wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

“Validasi organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas deteksi dini dan pelayanan kepolisian di wilayah megapolitan, sehingga masyarakat Jakarta dapat merasakan dampak langsung dari kepemimpinan yang berintegritas dan profesional,” ujar Serian.

Kabar kenaikan pangkat tersebut terkonfirmasi melalui unggahan akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, Rabu (13/5/2026) malam, yang menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian pangkat bintang tiga bagi Komjen Pol Asep Edi Suheri. 

Asep Edi Suheri mulai menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak Agustus 2025. Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025 untuk menggantikan Irjen Pol. Karyoto. Sedangkan serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan pada 19 Agustus 2025 di Mabes Polri.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 11 menit yang lalu

Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.
Lifestyle 16 menit yang lalu

Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital

Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.
Market 29 menit yang lalu

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026

Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level ini
National 52 menit yang lalu

Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis

Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.
Business 1 jam yang lalu

Pengawasan Barcode BBM Perlu Diperketat

Pengawasan distribusi BBM diminta diperketat menyusul antrean panjang dan dugaan penyalahgunaan barcode subsidi.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

DBS Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%

DBS merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026 dari 5,3% menjadi 5,1%. Asumsikan aktivitas riil menurun dan ruang fiskal terbatas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia