Kamis, 14 Mei 2026

Soroti Curanmor Skala Besar, Sahroni: Usut Tuntas hingga Dalangnya

Penulis : Yustinus Patris Paat
14 Mei 2026 | 17:09 WIB
BAGIKAN
Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya amankan gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).
Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya amankan gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

JAKARTA, investor.id – Wakil Ketua III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah tegas Polda Metro Jaya dalam membongkar sebuah gudang sepeda motor tanpa dokumen resmi alias bodong di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel). Gudang tersebut diketahui sebagai penampungan kendaraan hasil kejahatan sebelum dikirim ke luar negeri.

Politis Partai Nasdem ini pun meminta pihak kepolisian mengusut pola pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terorganisir ini. 

"Saya minta Polda Metro Jaya tidak berhenti dengan penyitaan ribuan motor bodong ini. Karena ini jelas menunjukkan kejahatan curanmor sudah berjalan secara terorganisir, tidak lagi individual," ujar Sahroni dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Sahroni, kasus curanmor ini harus diusut tuntas karena ada struktur, ada penadah besar, ada jalur distribusi, bahkan sampai ada mekanisme pengiriman ke luar negeri.

“Kalau skemanya sebesar ini, patut diduga ada oknum yang terlibat. Makanya harus diusut tuntas. Kan kasihan masyarakat yang jadi korban," tandas Sahroni. 

Lebih lanjut, Sahroni meminta pihak kepolisian turut melacak dan menjatuhi pidana kepada seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan curanmor ini. Terutama, kata dia, dalang tindakan jahat tersebut.

“Telusuri siapa yang mengatur, siapa yang membiayai, lewat perusahaan apa kendaraan ini rencananya dikirim, dan apakah ada yang membekingi. Kalau tidak diusut sampai ke akar, kasus seperti ini akan terus muncul lagi. Tapi saya yakin 100% Polda Metro Jaya punya kemampuan untuk membongkar jaringan besarnya," pungkas Sahroni.

Sebelumnya, Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penadahan kendaraan bermotor dan penyelundupan sepeda motor ilegal ke luar negeri. Hal ini setelah kepolisian menemukan sebuah gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Senin (11/5/2026), menyebut dalam operasi tersebut, polisi mengamankan total 1.494 unit sepeda motor dari berbagai jenis dan merek.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 5 menit yang lalu

Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.
Lifestyle 10 menit yang lalu

Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital

Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.
Market 23 menit yang lalu

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026

Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level ini
National 46 menit yang lalu

Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis

Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.
Business 60 menit yang lalu

Pengawasan Barcode BBM Perlu Diperketat

Pengawasan distribusi BBM diminta diperketat menyusul antrean panjang dan dugaan penyalahgunaan barcode subsidi.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

DBS Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%

DBS merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026 dari 5,3% menjadi 5,1%. Asumsikan aktivitas riil menurun dan ruang fiskal terbatas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia