Pangsa Pasar Indocement (INTP) Tergerus Gara-gara Ini
JAKARTA, investor.id - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat adanya penurunan pangsa pasar (market share) perseroan.
Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) mencatat kenaikan volume penjualan semen sebesar 35% secara year on year (yoy) pada April 2026, seiring pergeseran libur Lebaran.
Berdasarkan Stockbit Sekuritas dalam catatannya, dikutip Kamis (14/5/2026), jika mengesampingkan pergeseran seasonality, volume penjualan semen INTP pada periode Maret–April 2026 tetap naik 11% YoY, meski market share selama 4M26 turun ke level 28%, dibanding 4M25 sebesar 29,7% dan kuartal I-2026 sebesar 28%.
Dari segi segmentasi, volume penjualan semen kantong (bag) naik 11% yoy pada periode Maret–April 2026, sementara penjualan semen curah (bulk) naik 12% yoy.
Manajemen INTP mengatakan bahwa penurunan market share terjadi seiring inisiatif manajemen untuk meningkatkan harga penjualan di luar Pulau Jawa pada Maret, serta di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa pada April 2026.
Adapun hal tersebut dilakukan untuk pass through kenaikan biaya produksi dan distribusi di tengah kenaikan energi dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Sementara itu, di lantai bursa, saham INTP terpantau ikut melemah 2,4% ke harga Rp 5.075 per saham, pada penutupan perdagangan, Rabu (13/5/2026).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%
Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital
Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026
Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level iniKenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis
Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.Pengawasan Barcode BBM Perlu Diperketat
Pengawasan distribusi BBM diminta diperketat menyusul antrean panjang dan dugaan penyalahgunaan barcode subsidi.DBS Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%
DBS merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026 dari 5,3% menjadi 5,1%. Asumsikan aktivitas riil menurun dan ruang fiskal terbatas.Tag Terpopuler
Terpopuler



