Sabtu, 4 April 2026

Aktivitas Bandara Timika Normal Meski Cuaca Buruk

Penulis : Antara
18 Mar 2012 | 22:25 WIB
BAGIKAN

TIMIKA- Aktivitas penerbangan di Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua hingga saat ini masih berjalan normal, meskipun kondisi cuaca buruk melanda kawasan Papua pada Sabtu (17/3).

Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Mimika, John Rettob di Timika, Minggu mengatakan aktivitas penerbangan pesawat-pesawat komersial berbadan lebar seperti Garuda Indonesia dan Merpati Nusantara tetap berjalan normal sebagaimana biasanya.

Adapun penerbangan perintis yang menggunakan pesawat berbadan kecil sempat terganggu pada Sabtu (17/3). Sejumlah pesawat perintis membatalkan penerbangan ke sejumlah daerah di pedalaman Papua akibat cuaca buruk.

"Kemarin hari Sabtu (17/3) hampir semua penerbangan perintis tidak jalan karena cuaca buruk. Pesawat Trigana Air hanya satu kali terbang dan Susi Air hanya dua kali terbang. Sedangkan hari ini aktivitas penerbangan kembali normal," jelas John.

Ia mengatakan, kondisi cuaca buruk berupa hujan dan angin kencang terjadi di hampir seluruh wilayah Papua pada Sabtu (17/3) sehingga mengakibatkan sejumlah penerbangan perintis ke berbagai wilayah pedalaman Papua dibatalkan.

Dalam sepekan, penerbangan perintis ke wilayah pedalaman Papua dari Bandara Mozes Kilangin Timika melayani 17 rute.

Kondisi cuaca buruk pada Sabtu (17/3) itu juga mengakibatkan sebuah helikopter Airfast dengan nomor registrasi penerbangan PK-ODA mengalami musibah jatuh di lembah sekitar Mil 74, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

Helikopter naas yang dipiloti Shri Krishnan itu jatuh saat dalam perjalanan dari lokasi eksplorasi perusahaan Eksplorasi Nusa Jaya di Wanagon menuju Tembagapura. Kapten pilot Shri Krishnan bersama dua orang penumpang yaitu Adrianus Amba Sangka dan Iyan Timisela yang merupakan karyawan PT Pangansari Utama ditemukan dalam kondisi meninggal di antara puing-puing reruntuhan helikopter tersebut.

Jenazah Shri Krishnan sudah dievakuasi ke rumah sakit Tembagapura pada Minggu pagi sedangkan jenazah Adrianus dan Iyan belum bisa dievakuasi ke Tembagapura karena cuaca buruk. (ant/gor)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 12 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 23 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 32 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia