Sabtu, 4 April 2026

KSK Insurance Bidik Pertumbuhan Premi 30%

Penulis : Nida Sahara
7 Apr 2021 | 15:33 WIB
BAGIKAN
PT KSK Insurance Indonesia memberikan kepedulian nyata kepada nasabahnya dengan melakukan langkah Pembayaran Di Muka (prepayment) klaim asuransi nasabah yang terdampak banjir
PT KSK Insurance Indonesia memberikan kepedulian nyata kepada nasabahnya dengan melakukan langkah Pembayaran Di Muka (prepayment) klaim asuransi nasabah yang terdampak banjir

JAKARTA - PT KSK Insurance Indonesia (KSK Indonesia) berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan premi bisa tumbuh lebih dari 30% secara tahunan (year on year/yoy).

Salah satu strategi perseroan untuk mencapai target tersebut yakni melalui program KSK Peduli Motor Vehicle. Program tersebut merupakan produk perlindungan mobil yang digabungkan dengan manfaat ekstra dari asuransi kecelakaan dan asuransi kebakaran rumah, program ini bertajuk #KSK PEDULI MV.

Ekstra manfaat yang bisa didapatkan oleh nasabah adalah asuransi kecelakaan diri dan anggota keluarga dengan total nilai hingga Rp 300 juta. Sementara asuransi kebakaran rumah mencapai Rp 900 juta.

Direktur Keuangan KSK Insurance Suharjo Lumbanraja mengharapkan program tersebut bisa memberikan kontribusi yang positif pada kinerja perseroan di akhir tahun 2021.Sepanjang tahun 2020 di tengah kondisi pandemi Covid-19 premi perseroan masih tumbuh 17% (yoy), secara rata-rata pertumbuhan premi dalam 3 tahun masih tumbuh lebih dari 30%, tepatnya 36%. "Dari kondisi ini walaupun ekonomi negatif di 2020 kami masih tumbuh 17%. Untuk 2021 kita tetap optimis bisa tumbuh di atas 30%," terang Suharjo dalam konferensi pers, Rabu (7/4).

Pihaknya optimistis target tersebut bisa dicapai karena posisi perseroan di industri asuransi masih kecil, yaitu 0,5%. Sehingga ke depan tentu potensi untuk tumbuh masih sangat besar. "Kue premi dibanding nasional masih sangat kecil, kami bisa grab potensi market untuk portofolio kami," sambung dia.

Presiden Direktur KSK Insurance Indonesia Dato’ Sharifuddin Wahab mengatakan, program KSK Peduli Motor Vehicle diharapkan bisa menjadikan KSK Indonesia lebih dekat dengan masyarakat Indonesia. Menurut dia, menjaga aset merupakan hal yang tak kalah penting dilakukan untuk saat ini maupun kedepannya. "Khususnya saat kondisi global masih tidak menentu atau masih dalam kondisi pandemik sehingga melindungi aset merupakan satu kesatuan dalam perencanaan keuangan," kata Dato’ Sharifuddin.

Terkait kinerja perseroan sepanjang 2020, KSK Insurance berhasil membukukan pertumbuhan positif di tengah pandemi yang melanda Indonesia dan dunia. Pertumbuhan premi perseroan jauh lebih tinggi dibandingkan industri asuransi umum yang terkontraksi 3,6% berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).

KSK Indonesia memiliki portofolio bisnis asuransi yang kontribusi dari masing-masing produknya sepanjang tahun 2020 meliputi kendaraan bermotor sebesar 47,7%, properti sebesar 28%, kesehatan sebesar 16,8%. Untuk produk asuransi pengangkutan sebesar 5,6%, general accident sebesar 1%, dan konstruksi atau rekayasa sebesar 0,9%.

Sementara dari sisi sumber bisnis, pendapatan premi bruto terbesar berasal dari agen sebesar 55%, broker 37%, dan leasing 8%. "Dimulai pada tahun 2021 ini, KSK Insurance telah menjadi bagian dari panel asuransi dengan beberapa bank besar Indonesia. Selain itu, KSK Indonesia saat ini telah bekerjasama dengan kurang lebih 400 workshop panel termasuk authorized garage dan siap melayani nasabah di seluruh kota besar di Indonesia," ucap Head of Agency KSK Insurance Eny Handayani. (nid)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 5 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 8 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 17 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 21 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 29 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia