Minggu, 21 Juni 2026

Kapitalisasi Kripto Tergerus Lagi US$ 130 Miliar

Penulis : Happy Amanda Amalia
25 Jan 2022 | 11:41 WIB
BAGIKAN
Beberapa jenis koin kripto
Beberapa jenis koin kripto

GUANGZHOU, investor.id – Pasar mata uang kripto (cryptocurrency) telah kehilangan nilainya sekitar US$ 130 miliar selama 24 jam terakhir, karena koin-koin digital besar melanjutkan aksi jual selama berhari- hari.

Menurut Coin Metrics, harga bitcoin dilaporkan turun sekitar 4% pada US$ 33.755,57, sementara itu ethereum (ether) anjlok 7% menjadi US$ 2.239,08. Sebelumnya kedua mata uang kripto ini telah jatuh ke titik terendahnya pada transaksi pagi sejak Juli tahun lalu, dan masing-masing sekitar 50% dari tertinggi sepanjang masa.

Mata uang kripto bergerak seiringan dengan saham yang terus melemah sejak awal tahun ini, dan baru saja keluar dari pekan terburuknya sejak Maret 2020. Sedangkan para investor telah menjual aset-aset berisiko, seperti saham teknologi menyusul persiapan mereka untuk menghadapi kebijakan moneter yang lebih ketat dari The Federal Reserve (The Fed) dan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi.

“Bitcoin dan kripto telah bereaksi jauh lebih keras, mengingat sifat kelas aset dan kami kemungkinan akan menguji 30-32K, mengingat sentimen dan momentum saat ini,” ujar Vijay Ayyar, wakil presiden pengembangan perusahaan dan ekspansi internasional, kepada CNBC lewat pesan tertulis.

ADVERTISEMENT

Menurut Ayyar, jika harga bitcoin bertahan di atas kisaran US$ 30.000 pada jangka waktu yang lebih lama seperti satu minggu, maka mungkin ada basis yang terbentuk pada level tersebut sebelum pasar bergerak lebih tinggi. Hal ini bisa memberi beberapa waktu bagi pasar untuk berubah menjadi bullish mengingat kurangnya kepercayaan di seluruh spektrum.

Beberapa analis lain mengatakan melihat harga US$30.000 sebagai tingkat dukungan berikutnya untuk menguji mata uang kripto. Namun, analis John Roque dari 22V Research menjelaskan bahwa bitcoin bisa jatuh lebih jauh.

Dia mengungkapkan telah menggunakan US$ 30.000 sebagai target, tetapi mencatat bahwa bear market historis rata-rata untuk bitcoin turun 78%.

Saat ini, bitcoin berada sekitar 50% dari harga tertinggi sepanjang masa. Di samping itu, para investor juga bergulat dengan kenaikan inflasi.

Apalagi kalangan pendukung bitcoin telah lama menyarankan bahwa koin digital ini merupakan sebuah lindung nilai terhadap inflasi. Hanya saja, teori itu tidak berlaku bagi banyak investor baru. (sumber lain)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia