Tiongkok Berlakukan Pembatasan Baru Perdagangan saat Kunjungan AS ke Taiwan
BEIJING, investor.id – Pemerintah Tiongkok menimpakan pembatasan perdagangan baru pada Rabu (3/8) atas impor buah dan ikan dari Taiwan. Pihaknya juga menghentikan pengiriman pasir ke pulau itu setelah kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi.
Perjalanan Pelosi telah memicu badai api diplomatik. Pasalnya, ia berada di urutan kedua kepresidenan dan menjadi pejabat AS terpilih dengan posisi tertinggi yang mengunjungi Taiwan dalam 25 tahun terakhir.
Pelosi mendarat di Taiwan Selasa (2/8) malam setelah peringatan yang semakin keras dari Tiongkok. Pemerintahnya menganggap pulau itu sebagai bagian dari wilayah Tiongkok untuk suatu hari akan direklamasi, jika perlu dengan cara paksa.
Administrasi Bea Cukai Tiongkok mengatakan pada Rabu bahwa pihaknya akan menangguhkan impor jeruk dan ikan dari Taiwan, atas dugaan deteksi residu pestisida “berulang” yang berlebihan dan tes virus corona positif pada paket-paket yang dikirimkan.
Dalam pemberitahuan terpisah, Kementerian Perdagangan negara tersebut menambahkan bahwa pihaknya juga akan menangguhkan ekspor pasir alam ke Taiwan mulai Rabu, tanpa memberikan perincian.
Ini bukan pertama kalinya pemerintah Tiongkok membidik ekspor Taiwan.
Pemerintah Tiongkok melarang impor nanas dari pulau itu pada Maret 2021, dengan alasan ditemukannya hama, dalam sebuah langkah yang secara luas dilihat sebagai didorong oleh kepentingan politik.
Otoritas Tiongkok memang telah meningkatkan tekanan pada Taiwan sejak Presiden Tsai Ing-wen menjabat pada 2016. Tsai memandang sebagai negara berdaulat de facto dan bukan bagian dari “One China”.
Selain larangan terbaru itu, Dewan Pertanian Taiwan mengatakan pada Selasa bahwa pemerintah Tiongkok telah menerapkan pelanggaran peraturan untuk menangguhkan impor barang Taiwan lainnya, termasuk produk perikanan, teh, dan madu.
Sementara itu, pihak berwenang Tiongkok juga mengumumkan rencana latihan militer tembakan langsung yang mengelilingi Taiwan. Langkah ini disebut Kementerian Pertahanan Taiwan telah mengancam pelabuhan utama dan daerah perkotaan pulau itu.
Di beberapa titik, zona operasi Tiongkok akan berada dalam jarak 20 kilometer (km) dari garis pantai Taiwan, menurut koordinat yang dibagikan oleh Tentara Pembebasan Rakyat.
Sebanyak 23 juta orang Taiwan telah lama hidup dengan kemungkinan invasi. Tetapi ancaman itu meningkat di bawah kepemimpinan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang masih menjabat, sebagai pemimpin Tiongkok yang paling tegas hingga saat ini.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatTag Terpopuler
Terpopuler

