Jumat, 15 Mei 2026

Yuan Tiongkok Melemah karena Kunjungan AS ke Taiwan

Penulis : Grace El Dora
3 Aug 2022 | 13:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi uang kertas Tiongkok, yuan. (FOTO: REUTERS/Thomas White/Ilustrasi/File Foto)
Ilustrasi uang kertas Tiongkok, yuan. (FOTO: REUTERS/Thomas White/Ilustrasi/File Foto)

SHANGHAI, investor.id – Mata uang Yuan Tiongkok melemah tipis pada Rabu (3/8), karena ketegangan diplomatik atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan mengurangi sentimen.

Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) menetapkan tingkat titik tengah CNY=PBoC di level 6,7813 per dolar AS sebelum pembukaan pasar, lebih lemah dari penetapan sebelumnya 6,7462.

Di pasar spot, yuan CNY=CFXS dibuka pada 6,7585 per dolar dan berpindah tangan pada 6,7515 pada tengah hari, 15 pip lebih lemah dari penutupan akhir sesi sebelumnya.

Kedatangan Pelosi pada Selasa (2/8) malam di Taiwan memicu tanggapan marah dari pemerintah Tiongkok, pada saat ketegangan internasional sudah meningkat oleh serangan militer Rusia ke Ukraina. Adapun Taiwan dianggap oleh Tiongkok sebagai provinsi yang memisahkan diri.

ADVERTISEMENT

“Pasar Asia kemungkinan akan diperdagangkan sideways melihat perkembangan AS-Tiongkok,” kata OCBC Bank dalam sebuah catatan, Rabu.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan telah mengajukan protes keras ke AS, dengan mengatakan kunjungan Pelosi sangat merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Sementara itu, Kementerian Pertahanan negara tersebut mengatakan militernya telah dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan “operasi militer yang ditargetkan” sebagai tanggapan keras.

Risiko eskalasi setelah Pelosi meninggalkan wilayah tersebut akan menjadi fokus langsung bagi pasar, kata Managing Partner SPI Asset Management Stephen Innes.

“Di luar teater militer, masalah yang harus diperhatikan begitu Pelosi kembali ke AS adalah apakah Gedung Putih berbicara keras tentang Tiongkok,” jelasnya.

Indeks dolar AS =USD melemah pada Rabu menyusul lonjakan semalam, dengan pejabat Federal Reserve (Fed) membicarakan potensi kenaikan suku bunga agresif lebih lanjut.

Pada Selasa, Presiden Fed San Francisco Mary Daly dan Presiden Fed Chicago Charles Evans mengisyaratkan bahwa mereka dan rekan-rekan mereka tetap teguh dan sepenuhnya bersatu untuk menaikkan suku bunga ke tingkat yang akan lebih signifikan mengekang kegiatan ekonomi.

“Bagaimanapun, pidato Fed baru-baru ini menunjukkan bahwa siklus pengetatan masih jauh dari selesai sebelum memulihkan stabilitas harga,” kata Kepala Strategi FX Asia di Mizuho Bank Ken Cheung.

“Mempertimbangkan bahwa divergensi kebijakan moneter antara Tiongkok dan AS mungkin berlanjut, Tiongkok masih akan menghadapi tekanan arus keluar modal yang relatif besar, membebani yuan,” jelas analisis dari ekonom senior Akademi Ilmu Sosial Tiongkok Zhang Ming.

Zhang memperkirakan mata uang tersebut akan tetap antara 6,6-7,0 terhadap greenback pada paruh kedua 2022.

Indeks dolar global .DXY turun ke 106.063 dari penutupan sebelumnya di 106,241. Yuan lepas pantai CNH=D3 diperdagangkan pada 6,7605 per dolar.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 44 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 48 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia