Sabtu, 4 April 2026

Alumni Oxford Dukung Daya Saing Indonesia dalam Pendidikan dan Penelitian

Penulis : Grace El Dora
16 Aug 2022 | 15:46 WIB
BAGIKAN
Pertemuan Oxford Society Indonesia di Jakarta pada 15 Agustus 2022. (FOTO: OXSI)
Pertemuan Oxford Society Indonesia di Jakarta pada 15 Agustus 2022. (FOTO: OXSI)

JAKARTA, investor.id – The University of Oxford Alumni Society of Indonesia (OXSI) menyatakan dukungan program-program yang sedang berjalan di Indonesia, khususnya dalam bidang keberlanjutan (sustainability), teknologi, ilmu sosial, dan ekonomi.

OXSI sebagai pejabat masyarakat yang diakreditasi oleh universitas, dengan Pelindung terhormat OXSI Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins CMG, hari ini menyambut kunjungan Profesor Timothy Power ke Indonesia.

Power adalah profesor politik Amerika Latin dan Kepala Divisi Ilmu Sosial di Universitas Oxford yang dalam kunjungannya ke Indonesia, guna mempromosikan Institut Studi Asean pertama di Universitas Oxford Inggris.

Advertisement

The Oxford Society Indonesia atau OXSI mewakili Indonesia untuk anggota alumni dan mahasiswa di Universitas Oxford dengan lebih dari 200 anggota, di antaranya adalah pebisnis dan para pemimpin pemikiran dari berbagai sektor industri.

OXSI menyelenggarakan acara ini untuk bertukar ide dan best practice antara Universitas Oxford dan Indonesia, sekaligus bertindak sebagai mitra untuk mendukung program lokal di Indonesia. Kegiatan ini mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing khususnya di bidang pendidikan dan penelitian untuk Better Indonesia.

“Kami bertujuan untuk mendorong lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk pergi ke Universitas Oxford. Dan dengan ini Institute of Asean Studies, Oxford Society Indonesia berharap dapat menjalin koneksi yang lebih besar untuk berbagi keahlian dan menciptakan lebih banyak peluang untuk berkolaborasi dengan University of Oxford dan Inggris Raya,” tulis komunitas ini dalam pernyataan yang dirilis Selasa (16/8).

Mengingat Indonesia adalah ekonomi dengan produk domestik bruto (PDB) terbesar di Asean, pendirian komunitas ini bahkan lebih penting sebagai aliansi dengan Universitas Oxford yang menjadi salah satu pusat pendidikan terkemuka dunia. “(Kegiatan ini) juga akan membantu memajukan penelitian dan inovasi untuk Indonesia serta memperkuat peran negara kita di Asean,” kata Presiden OXSI Dr. Teddy Tjandra, Selasa (16/8/2022).

Negara-negara anggota Asean adalah beberapa negara dengan pertumbuhan paling pesat di dunia, dengan pengaruh global yang berkembang, kata Teddy. Kawasan ini memiliki kelas menengah yang tumbuh cepat, peningkatan investasi di bidang pendidikan, industri pariwisata yang berkembang, dan kawasan industri yang dinamis dengan peluang perdagangan dan investasi internasional.

Dengan latar belakang ekonomi yang berkembang pesat ini, Inggris secara khusus sedang memperkuat fokusnya dalam membangun hubungan, investasi, dan pertukaran pengetahuan dengan Asean.

Sebagai bagian dari ini, Universitas Oxford mendirikan lembaga penelitian dan pengajaran pertama yang berfokus pada studi Asean di Inggris yang berbasis di universitas terkemuka. Lembaga ini akan fokus pada isu-isu berwawasan ke depan untuk kawasan Asean, seperti sustainability, teknologi, dan pergeseran demografis.

“Berbasis di Sekolah Studi Global dan Area, lembaga itu akan bertindak sebagai sumber daya global untuk pengetahuan, analisis, dan pengajaran. Badan ini akan memainkan peran penting dalam menjalin koneksi, mengembangkan bakat lokal, dan memperluas peluang untuk kolaborasi,” kata Profesor Power, Kepala Divisi Ilmu Sosial Universitas Oxford.

Owen Jenkins, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste mengatakan bahwa ini menjadi kesempatan besar. “Ini adalah inisiatif besar dari University of Oxford sebagai lembaga terkemuka di Inggris untuk mempromosikan studi Asean dan kami sangat menantikan kerja sama lebih lanjut dengan Oxford Society Indonesia di bidang pendidikan dan penelitian untuk Indonesia,” ungkapnya.

Oxford Society Indonesia telah melakukan beberapa kegiatan seperti seri Oxford Talk untuk berdiskusi dan memromosikan kesadaran akan topik-topik terkini dan juga memperjuangkan tujuan-tujuan di bidang pendidikan, pemberdayaan pemuda dan perempuan melalui penelitian, kemitraan, serta inisiatif tanggung jawab sosial yang meliputi program pendampingan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 15 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 18 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 31 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 39 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia