Jumat, 15 Mei 2026

Dinilai Overbought, Wall Street Ditutup Turun

Penulis : Grace El Dora
18 Aug 2022 | 08:04 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street. (FOTO: Antara)
Ilustrasi Wall Street. (FOTO: Antara)

NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street turun pada Rabu (Kamis pagi WIB) menyusul laporan penjualan dan pendapatan ritel dengan hasil mixed, karena reli pasar Juli dan Agustus 2022 menunjukkan tanda-tanda kepenatan.

"Pasar telah overbought, memasuki minggu ini,” kata Quincy Krosby dari LPL Financial, Kamis (18/8). Ia menambahkan bahwa investor mencoba untuk “mencerna” keuntungan baru-baru ini.

Penjualan ritel Amerika Serikat (AS) datar di US$ 682,8 miliar pada Juli 2022 karena harga bahan bakar turun dari level rekor, sementara konsumen Amerika Serikat (AS) meningkatkan pengeluaran untuk furnitur, makanan, elektronik, dan di toko daring.

Penghasilan dari rantai kotak besar juga beragam, dengan perkiraan laba tertinggi Lowe tetapi Target mengalami penurunan pendapatan yang besar karena pengecer bersaing dengan kenaikan biaya.

ADVERTISEMENT

Dow Jones Industrial Average turun 0,5% dan ditutup pada level 33.980,32.

S&P 500 berbasis luas turun 0,7% menjadi berakhir pada 4.274,04, sementara Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi jatuh 1,3% menjadi 12.938,12.

Risalah dari pertemuan Federal Reserve (Fed) terbaru pada Juli 2022 menunjukkan bank sentral berkomitmen menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk meredam kenaikan harga.

Tetapi banyak pejabat pada pertemuan itu memperingatkan bahwa ada risiko The Fed bisa bertindak terlalu jauh, ketika mencoba mendinginkan permintaan untuk menurunkan harga-harga yang telah melonjak pada laju tercepat dalam lebih dari 40 tahun.

Langkah cepat dan agresif oleh bank sentral mulai berdampak. Sementara para pejabat bank sentral mengatakan ekonomi AS harus terus berkembang di paruh kedua tahun ini, banyak yang memperkirakan bahwa pertumbuhan aktivitas ekonomi akan berada di bawah tren cepat.

Di antara perusahaan perseorangan, saham Target turun 2,9% sementara, Lowe's naik 0,6%, dan induk usaha TJ Maxx TJX, yang juga melaporkan hasil pendapatannya, melonjak 2,9%.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 50 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia