Jumat, 15 Mei 2026

Ether Naik 100% Sejak Titik Terendah Juni, Inilah Alasannya

Penulis : Grace El Dora
19 Aug 2022 | 12:23 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi aset kripto ethereum. (FOTO: Investor Daily)
Ilustrasi aset kripto ethereum. (FOTO: Investor Daily)

NEW YORK, investor.id – Sejak menemukan titik terendah pada pertengahan Juni 2022, ether telah mengungguli bitcoin secara besar-besaran karena investor mengantisipasi peningkatan besar ke blockchain ethereum.

Bitcoin mencapai level terendah US$ 17.601 pada 19 Juni 2022 dan naik sekitar 31% sejak saat itu pada harga perdagangan Jumat (19/8), menurut data CoinDesk.

Ether juga mencapai level terendah baru-baru ini pada 19 Juni 2022 di level US$ 880,93, tetapi telah melonjak 106% sejak saat itu.

ADVERTISEMENT

Perbedaan besar dalam kinerja dalam dua aset kripto (cryptocurrency) bermuara pada satu faktor utama, yakni peningkatan besar dalam blockchain ethereum. Ether adalah cryptocurrency asli dari jaringan ethereum.

Peningkatan ethereum, yang disebut “penggabungan” (merge), dijadwalkan berlangsung pada 15 September 2022 setelah banyak penundaan. Blockchain ini akan berubah dari yang disebut sistem proof of work menjadi model yang disebut proof of stake.

Para pendukungnya mengatakan bahwa langkah tersebut akan membuat jaringan ethereum lebih cepat dan lebih hemat energi.

“Penggabungan Ethereum yang akan datang adalah narasi terbesar dalam kripto saat ini dan menjelaskan mengapa Ether meninggalkan Bitcoin dalam sebulan terakhir,” kata Antoni Trenchev, salah satu pendiri platform perdagangan kripto Nexo, dilansir dari CNBC, Jumat.

“Blockchain yang menyatakan dirinya sebagai hemat energi akan selalu menangkap imajinasi massa dan itulah mengapa Ether memiliki angin di layarnya di depan Merge, sebuah langkah untuk membuktikan kepemilikan,” jelasnya.

Reli Berkelanjutan?

Baik bitcoin dan ether masih lebih dari 60% dari harga tertinggi sepanjang masa, yang dicapai pada November 2021, sebagai akibat dari jatuhnya pasar kripto tahun ini.

Industri ini telah diganggu oleh banyak masalah kebangkrutan dan likuiditas dan proyek-proyek yang gagal dan menghapus valuasi hampir US$ 2 triliun dari seluruh pasar, sejak puncaknya pada pertengahan November 2021.

Tetapi reli eter baru-baru ini, yang telah melihat harganya berlipat ganda dalam waktu dua bulan, telah berlangsung cepat.

Seorang analis mengatakan bahwa reli dapat berlanjut, tetapi mungkin ada beberapa resistensi di sekitar level US$ 2.000. Ether diperdagangkan pada US$ 1.814 pada Jumat.

Jacob Joseph, analis riset di layanan data CryptoCompare, mengatakan tidak ada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dijadwalkan untuk Agustus 2022 dan saham melihat tren rebound. “(Dengan alasan itu), masuk akal untuk percaya bahwa Ethereum masih dapat reli saat kita semakin dekat dengan Merge,” katanya.

“Namun ... US$ 2.000 telah terbukti menjadi hambatan utama bagi Ether dan aset tersebut membutuhkan lebih banyak angin di balik layarnya untuk menembus level itu,” lanjut Joseph. Ia menambahkan bahwa bitcoin tidak mungkin mengungguli ether dalam waktu dekat.

Ada risiko pada reli harga ether, menurut Trenchev.

“Penundaan lebih lanjut (tidak mungkin) hingga pertengahan September Merge akan melihat sebagian besar reli 50% ether sejak pertengahan Juli,” katanya.

Selalu ada kemungkinan bahwa para trader mengambil keuntungan juga pada reli besar, kata Trenchev.

Merge, jika berhasil, mungkin terbukti menjadi acara jenis ‘beli rumor, jual berita’, mengingat keuntungan luar biasa yang telah kita lihat di Ether,” tambah Trenchev.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 51 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia