Jumat, 15 Mei 2026

Liz Truss Bertekad Pangkas Pajak

Penulis : Happy Amanda Amalia
6 Sep 2022 | 14:06 WIB
BAGIKAN
Rishi Sunak (kiri) ikut bertepuk tangan atas terpilihnya Liz Truss (tengah), yang didampingi suaminya Hugh O
Rishi Sunak (kiri) ikut bertepuk tangan atas terpilihnya Liz Truss (tengah), yang didampingi suaminya Hugh O

LONDON, ID – Liz Truss menandaskan akan mewujudkan janji pemangkasan pajak dan penanganan krisis energi yang kian memburuk. Ia mengatakan itu usai memenangi pemilihan ketua Partai Konservatif pada Senin (5/9) mengalahkan Rishi Sunak, sekaligus menjadikannya perdana menteri (PM) terpilih Inggris untuk menggantikan Boris Johnson.

Persaingan antara Truss, yang saat ini menjadi menteri luar negeri (menlu), dan mantan menteri keuangan (menkeu) Sunak selama berminggu-minggu telah menyebabkan perpecahan dan suasana panas. Pada akhirnya pelaksanaan pemungutan suara para anggota Partai Konservatif menghasilkan kemenangan untuk Truss dengan 81.326 suara, dibandingkan Sunak sebanyak 60.399 suara

“Saya akan menyampaikan rencana berani untuk memangkas pajak dan menumbuhkan ekonomi kita. Saya akan mengatasi krisis energi, menangani tagihan energi masyarakat, juga menangani masalah pasokan energi jangka panjang yang kita miliki,” ujar Truss usai hasil pemungutan suara diumumkan, yang dilansir Reuters.

Wanita berusia 47 tahun itu sudah berjanji bertindak cepat untuk mengatasi krisis biaya hidup. Bahkan, ia menuturkan, dalam seminggu akan membuat rencana-rencana guna menangani tagihan energi yang meningkat dan mengamankan pasokan bahan bakar di masa depan.

ADVERTISEMENT

Truss juga memberi isyarat selama kampanye pemilihan ketua partai bahwa akan menantang konvensi dengan menghapus kenaikan pajak dan mengurangi pungutan-pungutan lain, yang mana menurut beberapa ekonom bakal memicu inflasi.

Hal itu, dan lainnya yang dijanjikan Truss adalah akan meninjau kewenangan Bank of England (BOE) sambil melindungi independensinya. Di mana ini menyebabkan beberapa investor memilih untuk menyingkirkan mata uang poundsterling dan obligasi pemerintah.

Laporan menyebutkan, Truss akan mengambil alih kepemimpinan Inggris yang saat ini sedang menghadapi krisis biaya hidup, kerusuhan industri, resesi dan perang di Eropa – di mana Inggris telah menjadi pendukung utama Ukraina.

Truss juga sepertinya mengesampingkan pemilihan umum untuk dua tahun ke depan, karena ia mengatakan bakal memberikan kemenangan besar untuk partainya pada 2024.

Membentuk Pemerintahan

Di sisi lain, Boris Johnson – sebagai perdana menteri saat ini – terpaksa mengumumkan pengunduran dirinya pada Juli menyusul skandal yang terungkap berbulan-bulan, yang membuatnya kekurangan dukungan untuk memerintah Inggris.

Menurut laporan, Johnson akan segera menemui Ratu Elizabeth II di Skotlandia pada Selasa (6/9), guna secara resmi mengajukan pengunduran dirinya. Truss sendiri akan menyusul, dan monarki bakal memintanya untuk membentuk pemerintahan.

Truss akan menjadi PM keempat Konservatif sejak pemilu 2015. Selama periode tersebut Inggris terus diterpa krisis demi krisis, dan sekarang diproyeksi menghadapi resesi panjang yang dipicu oleh inflasi yang meroket mencapai 10,1% pada Juli 2022.

Sedangkan Menteri Negara untuk Bisnis, Energi dan Strategi Industri Inggris Kwasi Kwarteng – yang dipandang luas sebagai menteri keuangan Truss – berusaha meredam gejolak pasar pada Senin. Dalam artikel yang dimuat di surat kabar Financial Times, ia mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Truss diperlukan beberapa pelonggaran fiskal yang bertanggung jawab secara.

Daftar Panjang

Truss diprediksi menghadapi deretan daftar tugas yang panjang, mahal dan sulit – yang menurut anggota parlemen oposisi sebagai hasil dari 12 tahun pemerintahan Konservatif yang buruk. Beberapa anggota bahkan telah menyerukan pemilu dini, namun seruan ini ditolak Truss.

Menurut anggota parlemen Konservatif veteran David Davis, tantangan yang akan dihadapi Truss sebagai perdana menteri kemungkinan yang paling sulit kedua dari perdana menteri pasca-perang setelah Margaret Thatcher pada 1979.

“Saya sebenarnya tidak berpikir salah satu kandidat, tidak satu pun dari mereka yang melaluinya, benar-benar tahu seberapa besar ini akan terjadi,” ujar dia, seraya menambahkan bahwa biayanya bisa mencapai puluhan miliar pound.

Namun Truss mengatakan akan menunjuk kabinet yang kuat serta menghapuskan pemerintahan bergaya presidensial. 


 

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 46 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia