BoE Tambah Tindakan untuk Tenangkan Guncangan di Pasar Inggris
LONDON, investor.id – Bank sentral Inggris (BoE) pada Selasa (11/10) meluncurkan lebih banyak langkah yang bertujuan untuk menenangkan guncangan di pasar Inggris. Negara itu kini diguncang oleh anggaran pemerintah karena memperingatkan risiko terhadap stabilitas keuangan negara.
Pekan ini telah terlihat tindakan yang diambil oleh BoE dan pemerintah Inggris, bertujuan untuk membawa ketenangan ke pasar.
Langkah ini menjadi tanggapan terhadap melonjaknya imbal hasil (yield) obligasi Inggris dan setelah poundsterling jatuh ke rekor terendah terhadap dolar. Ini terjadi sejak pemerintah Perdana Menteri (PM) baru Liz Truss mengumumkan pemotongan pajak berbasis utang dalam anggaran bulan lalu.
Sehari setelah meluncurkan fasilitas sementara yang bertujuan untuk mengurangi tekanan likuiditas, bank sentral tersebut pada Selasa mengatakan akan memperluas cakupan pembelian harian obligasi pemerintah Inggris, atau gilt, hingga Jumat (14/10).
Gilt adalah obligasi pemerintah Inggris yang didenominasi dalam poundsterling. Aset ini dikeluarkan oleh Debt Management Office (DMO) atas nama Kementerian Keuangan Inggris HM Treasury.
BoE mengatakan tindakan terbaru akan bertindak sebagai penyokong lebih lanjut untuk memulihkan kondisi pasar yang teratur.
“(Tercatat bahwa) awal minggu ini telah melihat repricing signifikan lebih lanjut dari utang pemerintah Inggris, terutama gilt terkait indeks (yang sekarang akan dibeli oleh bank sentral di bawah operasi pembelian obligasi yang lebih luas,” kata bank sentral.
“Disfungsi di pasar ini, dan prospek dinamika (aksi jual) fire sale menimbulkan risiko material bagi stabilitas keuangan Inggris,” tambahnya.
Dalam berita yang lebih positif, data resmi yang dirilis Selasa mengungkapkan angka pengangguran Inggris turun ke level terendah hampir 50 tahun ke level 3,5%.
Namun demikian, upah terus terkikis oleh inflasi yang tinggi.
Pemerintah Inggris pada Senin (10/10) mengajukan prakiraan ekonomi utama, berharap untuk tidak menakuti pasar lebih jauh.
Menteri Keuangan Inggris Kwasi Kwarteng akan mengungkap rencana pengurangan utang dan prediksi ekonomi independen pada 31 Oktober 2022 dibandingkan pada akhir November 2022.
Itu terjadi setelah Kwarteng terpaksa membatalkan pemotongan pajak bagi mereka yang berpenghasilan paling tinggi, dalam menghadapi kemarahan karena jutaan orang Inggris menghadapi krisis biaya hidup dengan inflasi Inggris sekitar 10%.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler

