Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Berakhir di Wilayah Negatif
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis berkahir di wilayah negatif pada perdagangan Rabu waktu setempat (12/10/2022). Memperpanjang penurunan yang terjadi selama enam hari berturut-turut.
Saham-saham Inggris dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London merosot 59,08 poin (0,86%) menjadi menetap di 6.826,15 poin.
Indeks FTSE 100 jatuh 74,08 poin (1,06%) menjadi 6.885,23 poin pada Selasa (11/10/2022). Setelah tergelincir 31,78 poin (0,45%) menjadi 6.959,31 poin pada Senin (10/10/2022). Menyusut 6,18 poin (0,09%) menjadi 6.991,09 poin pada Jumat (6/10/2022).
Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Sedangkan saham-saham Jerman dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt tergelincir 47,99 poin (0,39%) menjadi menetap di 12.172,26 poin.
Indeks DAX 40 tergerus 52,69 poin (0,43%) menjadi 12.220,25 poin pada Selasa (11/10/2022). Setelah turun tipis 0,06 poin (0,00%) menjadi 12.272,94 poin pada Senin (10/10/2022). Jatuh 197,78 poin (1,59%) menjadi 12.273,00 poin pada Jumat (7/10/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks DAX 40, sebanyak 14 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 26 saham lainnya mengalami kerugian.
Vonovia SE, sebuah perusahaan properti dan pengembang real estat Jerman menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terpuruk 5,51%.
Sementara itu, saham-saham Prancis dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terpangkas lagi 14,73 poin (0,25%) menjadi menetap di 5.818,47 poin.
Indeks CAC 40 merosot 7,35 poin (0,13%) menjadi 5.833,20 poin pada Selasa (11/10/2022). Setelah tergelincir 26,39 poin (0,45%) menjadi 5.840,55 poin pada Senin (10/10/2022). Jatuh 69,48 poin (1,17%) menjadi 5.866,94 poin pada Jumat (7/10/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks CAC 40, sebanyak delapan saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 31 saham menderita kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Carrefour SA, sebuah perusahaan operator supermarket, hypermarket, cash and carry store, dan situs web e-commerce menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,16%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

