Jumat, 15 Mei 2026

Update Perang di Ukraina: Rusia Luncurkan Satelit Militer ke Luar Angkasa

Penulis : Grace El Dora
2 Nov 2022 | 18:19 WIB
BAGIKAN
Seorang tentara Ukraina memberi isyarat saat dia berdiri di samping sistem broadband berbasis satelit Starlink yang dipasang di sebuah desa, wilayah perbatasan Kherson, di luar Mykolaiv, Ukraina. Pada 2 November 2022, Rusia dilaporkan meluncurkan satelit militer ke luar angkasa. (FOTO: BULENT KILIC / AFP)
Seorang tentara Ukraina memberi isyarat saat dia berdiri di samping sistem broadband berbasis satelit Starlink yang dipasang di sebuah desa, wilayah perbatasan Kherson, di luar Mykolaiv, Ukraina. Pada 2 November 2022, Rusia dilaporkan meluncurkan satelit militer ke luar angkasa. (FOTO: BULENT KILIC / AFP)

LONDON, investor.id – Setelah pemerintah Rusia mengatakan kepada warga sipil untuk meninggalkan sebagian Ukraina di sepanjang tepi timur Sungai Dnipro, berikut adalah krisis terbaru perang di Ukraina. Rusia dilaporkan telah meluncurkan satelit militer.

1. Pemerintah Rusia telah meluncurkan roket Soyuz yang membawa satelit militer ke luar angkasa, menurut laporan kantor berita Rusia pada Rabu (2/11) mengutip pernyataan dari Kementerian Pertahanan.

Roket dengan kendaraan peluncuran kelas menengah Soyuz-2.1b diluncurkan pada 09:48 waktu Moskow (06:48 GMT) dari Kosmodrom Plesetsk. Tidak ada rincian langsung tentang tujuan satelit itu.

2. Para ahli dari badan tenaga nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang memeriksa dua lokasi di mana Rusia telah membuat klaim tidak berdasar bahwa Ukraina memproduksi “bom kotor”.

ADVERTISEMENT

3. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dia melakukan pembicaraan yang sangat penting dan produktif dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang pemulihan fasilitas energi Ukraina yang rusak.

4. Kementerian Pertahanan Ukraina mengklaim pemerintah Iran berencana untuk mengirim lebih dari 200 drone ke Rusia pada awal bulan ini.

Update Perang di Ukraina: Rusia Luncurkan Satelit Militer ke Luar Angkasa
Update perang di Ukraina: peta menunjukkan wilayah Ukraina yang berada di bawah kendali Rusia pada 2 November 2022. (Foto: Sky News)

5. Koordinator PBB untuk kesepakatan biji-bijian Laut Hitam Ukraina mengatakan dia memperkirakan kapal yang dimuat akan meninggalkan pelabuhan Ukraina pada Kamis (3/11).

6. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sky News, mantan perdana menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dirinya tidak berpikir Presiden Rusia Vladimir Putin akan menggunakan senjata nuklir taktis dalam perangnya di Ukraina.

7. Polandia akan membangun pagar kawat berduri di perbatasan dengan Kaliningrad Rusia, di tengah kekhawatiran bahwa daerah kantong pengungsian itu mungkin menjadi saluran migrasi ilegal.

Pembangunan penghalang sementara setinggi 8 kaki (2,43 meter) akan segera dimulai, kata Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak pada konferensi pers Rabu.

Blaszczak mengutip kekhawatiran keamanan dan merujuk pada krisis yang dipicu musim gugur lalu, ketika ribuan imigran Afrika dan Timur Tengah mencoba menyeberangi perbatasan Belarusia ke Polandia, beberapa di antaranya meninggal.

Komisi Uni Eropa (UE) pada saat itu menuduh Belarus, sekutu dekat Rusia, menerbangkan para imigran sebagai bagian dari kampanye perang hibrida untuk mengacaukan Eropa. Polandia membantah melakukan kesalahan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia