Kamis, 14 Mei 2026

Serukan Penghentian Kekerasan di Myanmar, Presiden Jokowi Usulkan 6 Poin Berikut

Penulis : Novy Lumanauw
11 Nov 2022 | 16:30 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting terkait isu Myanmar yang dapat dijadikan elemen keputusan pada KTT Asean Kamboja, Jumat (11/11/2022)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting terkait isu Myanmar yang dapat dijadikan elemen keputusan pada KTT Asean Kamboja, Jumat (11/11/2022)

PHNOM PENH, Investor.id -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting terkait isu Myanmar yang dapat dijadikan elemen keputusan pada KTT Asean Kamboja.

Usulan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat berbicara pada sesi retreat KTT Asean Ke-41 yang secara khusus membahas implementasi 5-point consensus (5PC) di Myanmar, pada Jumat, 11 November 2022 di Hotel Sokha, Phnom Penh.

“Pertama, penerapan 5PC tetap menjadi acuan utama bagi Asean dalam membantu Myanmar keluar dari krisis politiknya,” kata Presiden Jokowi.

ADVERTISEMENT

Poin kedua, Presiden Jokowi mempertegas seruan penghentian kekerasan agar segera tercipta kondisi kondusif di Myanmar.

“Ketiga, Presiden Jokowi mengusulkan penugasan Sekjen Asean  dan AHA Centre untuk terus mengupayakan akses agar Comprehensive Needs Assessment dapat segera diselesaikan,” ujar Presiden Jokowi. Menurut Presiden, bantuan kemanusiaan untuk mendukung ­life-sustaining menjadi lebih penting artinya saat ini.

Poin keempat yang disampaikan  Presiden Jokowi adalah  keputusan non-political representation dari Myanmar juga harus diberlakukan selain untuk AMM dan KTT.

“Kelima, engagement Asean  dengan semua stakeholders Myanmar harus segera dilakukan. Karena hanya dengan membuka dialog dengan semua pihak, maka Asean  akan dapat memfasilitasi dialog nasional yang dimandatkan oleh 5PC,” kata Kepala Negara.

Poin  keenam,  menurut Kepala Negara,  menghormati prinsip non-interference maka Asean  tidak memberikan dukungan terhadap Pemilu yang tidak inklusif dan tidak dipersiapkan berdasar dialog nasional.

“Kita memiliki tanggung jawab kepada rakyat Asean  dan dunia. Jika kita tidak bertindak tepat, maka kredibilitas dan relevansi Asean  menjadi taruhannya,” katanya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 56 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia