Shinta Kamdani: Seperti Spiderman, Kita Harus Saling Bekerja Sama
Badung, Investor.id - Ketua Penyelenggara B20 Indonesia Shinta W Kamdani menjelaskan layaknya Spiderman di sekuel Spiderman No-Way Home, semua pihak yakni pemerintah negara anggota G20, kalangan pengusaha yang tergabung dalam B20, dan pihak terkait lainnya harus bekerja sama untuk melawan tantangan global yang beragam mulai inflasi, krisis energi, hingga kelangkaan pangan.
“Seperti Spiderman yang menghadapi berbagai musuh dari berbagai multiverse, dunia tengah menghadapi berbagai tantangan mulai dampak menyeramkan Covid-19, inflasi, kelangkaan pangan dan energi hingga ramalan perlambatan ekonomi. The perfect storm is coming,” ucap Shinta saat membuka B20 Summit 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Minggu (13/11/2022).
Namun seperti para Spiderman yang gotong royong, menggabungkan kekuatan, dan saling menutupi kelemahan, semua harus merangkul spirit gotong royong untuk mengatasi isu kompleks ini.
Jeff Bezos Bakal Tampil di Forum B20
"Tidak ada satu negara, satu perusahaan, atau satu institusi yang bisa mengatasi masalah ini dengan sendirinya. Ini adalah spirit B20 dan G20 yakni mendorong kolaborasi multistakeholder untuk mengatasi masalah yang dihadapi dunia saat ini,” imbuhnya.
Shinta menjelaskan B20 Indonesia 2022 telah menghasilkan 25 rekomendasi kebijakan dan 68 policy actions untuk diserahkan kepada negara-negara G20. Rekomendasi kebijakan ini diharapkan dapat mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami telah menyiapkan komunike untuk disampaikan kepada G20,” imbuhnya.
Batal ke Bali, Elon Musk Akan Hadiri Forum B20 secara Virtual
Sebagaimana diketahui, B20 Indonesia 2022 telah menentukan enam task forces dan satu action council. Enam task forces tersebut berkaitan dengan digitalisasi, keberlajutan dan iklim, keuangan dan infrastruktur, masa depan dunia kerja dan pendidikan, perdagangan dan investasi, integritas dan kepatuhan.
Lalu, satu council berkaitan dengan perempuan di dunia bisnis. Perundingan B20 Indonesia 2022 telah berlangsung sejak awal tahun 2022.
“Kami memulai B20 Indonesia dengan visi jelas yakni mendorong pertumbuhan inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Prioritas ini mencerminkan komunitas dunia pada saat itu yang dibentuk dengan tren-tren baru-baru ini seperti pandemi, transformasi digital pesat, kebutuhan rantai nilai yang lebih inklusif, serta pentingnya mendorong aksi iklim dan lain-lain,” ucap Shinta.
B20 kata dia, menentukan prioritas ini dengan pertumbuhan berkeadilan dan berkelanjutan sebagai tujuan utama.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler




