Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Inggris dan Prancis Lanjut Melemah, Jerman Berbalik Menguat

Penulis : Indah Handayani
18 Nov 2022 | 05:30 WIB
BAGIKAN
ilustrasi bursa Eropa
Sumber: Antara
ilustrasi bursa Eropa Sumber: Antara

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris dan Prancis melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis waktu setempat (17/11/2022). Sedangkan saham Jerman berbalik menguat.

Saham-saham Inggris mencatat kerugian untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menyusut 4,65 poin (0,06%) menjadi menetap di 7.346,54 poin.

Indeks FTSE 100 merosot 18,25 poin (0,25%) menjadi 7.351,19 poin pada Rabu (16/11/2022). Setelah berkurang 15,73 poin (0,21%) menjadi 7.369,44 poin pada Selasa (15/11/2022). Terkerek 67,13 poin (0,92%) menjadi 7.385,17 poin pada Senin (14/11/2022).

ADVERTISEMENT

Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.

Hal yang sama juga terjadi pada saham-saham di bursa Prancis yang memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris jatuh 31,10 poin (0,47%) menjadi menetap di 6.576,12 poin.

Indeks CAC 40 terpangkas 34,44 poin (0,52%) menjadi 6.607,22 poin pada Rabu (16/11/2022). Setelah bertambah 32,49 poin (0,49%) menjadi 6.641,66 poin pada Selasa (15/11/2022). Terangkat 14,55 poin (0,22%) menjadi 6.609,17 poin pada Senin (14/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 11 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 29 saham lainnya menderita kerugian.

Bouygues SA, sebuah perusahaan yang menawarkan jasa konstruksi, pengembang real estat, layanan komunikasi seluler, dan memproduksi program televisi, menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 6,5%.

Sementara itu, saham-saham di bursa Jerman berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt bangkit 32,35 poin (0,23%) menjadi menetap di 14.266,38 poin.

Indeks DAX 40 jatuh 144,48 poin (1%) menjadi 14.234,03 poin pada Rabu (16/11/2022). Setelah terkerek 65,21 poin (0,46%) menjadi 14.378,51 poin pada Selasa (15/11/2022). Menguat 88,44 poin (0,62%) menjadi 14.313,30 poin pada Senin (14/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 13 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 27 saham lainnya mengalami kerugian.

Siemens AG, sebuah perusahaan engineering dan manufaktur yang berfokus pada bidang elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi multinasional Jerman melonjak 6,98%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham blue chips.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia