Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Menguat

Penulis : Indah Handayani
19 Nov 2022 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bursa Inggris/Eropa
Sumber: Antara
Ilustrasi bursa Inggris/Eropa Sumber: Antara

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis kompak menguat pada perdagangan Jumat waktu setempat (18/11/2022).

Saham-saham Inggris menghentikan kerugian selam tiga hari berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bangkit 38,98 poin (0,53%) menjadi menetap di 7.385,52 poin.

Indeks FTSE 100 menyusut 4,65 poin (0,06%) menjadi 7.346,54 poin pada Kamis (17/11/2022). Setelah merosot 18,25 poin (0,25%) menjadi 7.351,19 poin pada Rabu (16/11/2022). Berkurang 15,73 poin (0,21%) menjadi 7.369,44 poin pada Selasa (15/11/2022).

ADVERTISEMENT

International Distributions Services PLC, sebuah perusahaan layanan pos dan kurir multinasional Inggris melambung 6,32% menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Penguatan juga terjadi pada saham-saham Jerman yang meraih keuntungan untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt menguat 165,48 poin (1,16%) menjadi menetap di 14.431,86 poin.

Indeks DAX 40 bangkit 32,35 poin (0,23%) menjadi 14.266,38 poin pada Kamis (17/11/2022). Setelah jatuh 144,48 poin (1,00%) menjadi 14.234,03 poin pada Rabu (16/11/2022). Terkerek 65,21 poin (0,46%) menjadi 14.378,51 poin pada Selasa (15/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40 sebanyak 36 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara empat saham lainnya mengalami kerugian.

Mercedes-Benz Group AG, perusahaan industri otomotif multinasional Jerman yang merancang, memproduksi, mendistribusikan, dan menjual berbagai macam produk mobil terangkat 3,32%, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Saham-saham Prancis juga berakhir naik tajam pada perdagangan Jumat waktu setempat (18/11/2022). Berbalik menguat dari kerugian dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 68,34 poin (1,04%) menjadi menetap di 6.644,46 poin.

Indeks CAC 40 jatuh 31,10 poin (0,47%) menjadi 6.576,12 poin pada Kamis (17/11/2022). Setelah terpangkas 34,44 poin (0,52%) menjadi 6.607,22 poin pada Rabu (16/11/2022). Bertambah 32,49 poin (0,49%) menjadi 6.641,66 poin pada Selasa (15/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 31 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara sembilan saham lainnya menderita kerugian.

Teleperformance SE, sebuah perusahaan jasa manajemen hubungan pelanggan yang mengoperasikan call center dan melakukan program untuk menarik pelanggan baru melonjak 3,65%, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia