Jumat, 15 Mei 2026

Elon Musk Tunda Peluncuran Kembali “Centang Biru” Twitter

Penulis : Grace El Dora
22 Nov 2022 | 15:48 WIB
BAGIKAN
Akun twitter Elon Musk terlihat di ponsel pintar di depan logo Twitter dalam ilustrasi foto yang diambil pada 15 April 2022. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)
Akun twitter Elon Musk terlihat di ponsel pintar di depan logo Twitter dalam ilustrasi foto yang diambil pada 15 April 2022. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

NEW YORK, investor.id – Pemilik baru Twitter Elon Musk mengatakan perusahaan media sosial itu menunda peluncuran kembali layanan berlangganan “centang biru” atau tanda verifikasi. Peluncuran kembali (relaunching) itu dimaksudkan untuk mengembalikan layanan verifikasi itu di Twitter.

“Menunda peluncuran kembali Blue Verified sampai ada keyakinan tinggi untuk menghentikan peniruan. Mungkin akan menggunakan pemeriksaan warna yang berbeda untuk organisasi daripada individu,” kata Musk dalam sebuah cuitan, Selasa (22/11).

Tanda centang biru yang didambakan sebelumnya disediakan untuk akun terverifikasi politisi, tokoh terkenal, jurnalis, dan tokoh publik lainnya.

ADVERTISEMENT

Tetapi opsi berlangganan, terbuka untuk siapa saja yang siap membayar, diluncurkan awal bulan ini untuk membantu Twitter meningkatkan pendapatan karena Musk berjuang mempertahankan pengiklan.

Twitter telah menghentikan sementara layanan langganan centang biru US$ 8 per akun yang diumumkan baru-baru ini, karena akun palsu menjamur dan mengatakan layanan langganan centang biru Twitter yang banyak dicari akan diluncurkan kembali pada 29 November 2022.

Musk juga mengunggah cuitan bahwa Twitter menambahkan 1,6 juta pengguna minggu lalu, kenaikan tertinggi sepanjang sejarah platform tersebut.

Pengiklan di Twitter, termasuk perusahaan besar seperti General Motors, Mondelez International, Volkswagen AG, telah menghentikan iklan di platform tersebut karena mereka kesulitan dengan bos baru Twitter.

Ratusan karyawan Twitter juga diperkirakan telah berhenti minggu lalu, menyusul tenggat waktu Kamis (17/11) oleh Musk bahwa staf harus mau bekerja berjam-jam dengan intensitas tinggi, atau mundur.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia