Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Ijo Royo-royo

Penulis : Indah Handayani
1 Des 2022 | 05:35 WIB
BAGIKAN
Foto ilustrasi bursa Eropa.
Foto ilustrasi bursa Eropa.

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis berakhir ijo royo-royo pada perdagangan Kamis (1/12/2022).

Saham-saham di bursa Inggris mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terangkat 61,05 poin (0,81%) menjadi menetap di 7.573,05 poin.

Indeks FTSE 100 bertambah 37,98 poin (0,51%) menjadi 7.512,00 poin pada Selasa (29/11/2022). Setelah merosot 12,65 poin (0,17%) menjadi 7.474,02 poin pada Senin (28/11/2022). Menguat 20,07 poin (0,27%) menjadi 7.486,67 poin pada Jumat (25/11/2022).

ADVERTISEMENT

Anglo American PLC, sebuah perusahaan pertambangan multinasional yang tercatat di Inggris dengan kantor pusat di London melonjak 3,59%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Sedangkan saham-saham Jerman berbalik menguat dari kerugian dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt bangkit 41,59 poin (0,29%) menjadi menetap di 14.397,04 poin.

Indeks DAX 40 merosot 27,91 poin (0,19%) menjadi 14.355,45 poin pada Selasa (29/11/2022). Setelah anjlok 158,02 poin (1,09%) menjadi 14.383,36 poin pada Senin (28/11/2022). Menguat 1,82 poin (0,01%) menjadi 14.541,38 poin pada Jumat (25/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 26 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 14 saham lainnya mengalami kerugian.

Infineon Technologies AG, sebuah perusahaan produsen semikonduktor multinasional Jerman melonjak 3,01%, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Sementara itu, saham-saham Prancis memperpanjang reli untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 69,58 poin (1,04%) menjadi menetap di 6.738,55 poin.

Indeks CAC 40 menguat 3,77 poin (0,06%) menjadi 6.668,97 poin pada Selasa (29/11/2022). Setelah terpangkas 47,28 poin (0,70%) menjadi 6.665,20 poin pada Senin (28/11/2022). Terangkat 5,16 poin (0,08%) menjadi 6.712,48 poin pada Jumat (25/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 24 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 16 saham lainnya menderita kerugian.

LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SE, umumnya dikenal sebagai LVMH, sebuah perusahaan induk dan konglomerat multinasional Prancis yang berspesialisasi dalam memproduksi barang-barang mewah melambung 5,03 %, menjadi top gainer dari saham blue chips.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia