Jumat, 15 Mei 2026

Korut Perintahkan Penembakan Artileri Baru, Tanggapi Latihan Militer Korsel

Penulis : Grace El Dora
6 Des 2022 | 14:06 WIB
BAGIKAN
Layar televisi yang menampilkan gambar file latihan militer Korea Utara selama program berita di Stasiun Kereta Api Seoul, Korea Selatan pada 19 Oktober 2022. (Foto: AP/Ahn Young-joon)
Layar televisi yang menampilkan gambar file latihan militer Korea Utara selama program berita di Stasiun Kereta Api Seoul, Korea Selatan pada 19 Oktober 2022. (Foto: AP/Ahn Young-joon)

SEOUL, investor.id – Militer Korea Utara (Korut) mengatakan telah memerintahkan unit-unit garis depan untuk melakukan tembakan artileri ke laut selama dua hari berturut-turut. Ini akan menjadi tanggapan atas latihan tembakan langsung Korea Selatan (Korsel) di wilayah perbatasan pedalaman.

Pernyataan Staf Umum Tentara Rakyat Korut itu dikeluarkan sehari setelah negara tersebutmenembakkan sekitar 130 peluru artileri ke perairan dekat perbatasan laut barat dan timurnya dengan Korsel, dalam aksi militer terbaru yang meningkatkan ketegangan di antara kedua rival itu.

Seorang juru bicara militer Korut yang tidak disebutkan namanya mengatakan rencana penembakan artileri pada Selasa (6/12) dimaksudkan sebagai peringatan kepada Korsel, setelah Korut mendeteksi tanda-tanda latihan artileri Korsel di wilayah perbatasan.

ADVERTISEMENT

Tentara Korsel sedang melakukan latihan tembakan langsung yang melibatkan beberapa sistem peluncuran roket dan howitzer di dua tempat uji coba terpisah di wilayah Cheorwon. Uji coba itu dimulai pada Senin (5/12) dan akan berlanjut hingga Rabu (7/12).

Militer Korut mengatakan pada Senin bahwa mereka menginstruksikan unit pantai barat dan timur untuk menembakkan artileri sebagai peringatan, segera setelah mendeteksi puluhan proyektil Korsel yang terbang ke tenggara dari wilayah Cheorwon.

Kepala Staf Gabungan Korsel mengatakan peluru-peluru Korut jatuh di sisi utara zona penyangga yang dibuat berdasarkan perjanjian antar-Korea 2018 untuk mengurangi ketegangan militer. Pihaknya juga mendesak Korut untuk mematuhi perjanjian tersebut.

Ini adalah pertama kalinya Korut menembakkan senjata ke zona penyangga maritim sejak 3 November, ketika sekitar 80 peluru artileri mendarat di sisi zona Korut di lepas pantai timurnya.

Namun sebelum itu, Korut sudah menembakkan puluhan rudal saat meningkatkan demonstrasi senjatanya ke rekor kecepatan tahun ini. Termasuk beberapa uji coba sistem rudal balistik antarbenua (ICBM) yang berpotensi mampu menjangkau jauh ke daratan Amerika Serikat (AS), serta rudal jarak menengah yang diluncurkan di atas Jepang.

Korut juga telah melakukan serangkaian peluncuran jarak pendek yang digambarkannya sebagai simulasi serangan nuklir terhadap target Korsel dan AS. Pihaknya beralasan peluncuran rudal itu sebagai reaksi kemarahan terhadap perluasan latihan militer bersama AS-Korsel yang dipandang Korut sebagai latihan untuk potensi serangan.

Para ahli mengatakan otoritas Korut berharap untuk menegosiasikan konsesi ekonomi dan keamanan dari posisi yang kuat dan memaksa AS untuk menerimanya sebagai tenaga nuklir. Para pejabat Korsel mengatakan Korut mungkin akan segera melakukan uji coba nuklir pertamanya sejak 2017.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia