Jumat, 15 Mei 2026

Jaminan Sam Bankman-Fried Ditolak di Bahama atas Tuduhan Penipuan FTX

Penulis : Grace El Dora
14 Des 2022 | 09:00 WIB
BAGIKAN
Mantan CEO FTX Sam Bankman-Fried. (Foto: Danny Nelson/CoinDesk)
Mantan CEO FTX Sam Bankman-Fried. (Foto: Danny Nelson/CoinDesk)

NASSAU, investor.id – Pendiri dan mantan CEO FTX Sam Bankman-Fried akan ditahan setelah hakim Bahama memutuskan dia harus menolak jaminannya dengan alasan risiko penerbangan yang tinggi.

Hakim di Bahama Joyann Ferguson-Pratt memerintahkan agar ada sidang ekstradisi tahun depan, pada 8 Februari 2023, pukul 10:00 ET, beberapa jam setelah dakwaan pidana federal Amerika Serikat (AS) terhadap Bankman-Fried tuduhan penipuan besar-besaran FTX dibuka di New York.

Pengacara Bankman-Fried awalnya meminta hakim untuk mempertimbangkan bahwa dia dibebaskan dengan jaminan US$ 250.000. Alasannya, Bankman-Fried harus dapat minum obat secara teratur, termasuk Zyrtec yakni obat alergi yang dijual bebas, dan mempertahankan pola makan vegannya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya pada Selasa (13/12), polisi mengawal orang tua Bankman-Fried ke rumahnya di Albany, Bahama untuk mengambil obat lain bernama Adderall.

Bankman-Fried bersaksi pada Selasa bahwa dia menggunakan Emsam untuk depresi dengan 10 mg Adderall setiap empat jam.

Bankman-Fried ditangkap Senin (12/12) malam oleh penegak hukum Bahama yang bertindak atas permintaan dari Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York. Regulator dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) di AS juga mengungkap tuduhan penipuan meluas oleh miliarder yang pernah menjadi miliarder itu.

Tim hukumnya berencana melawan perintah ekstradisi, menurut NBC News.

Bankman-Fried didakwa dengan beberapa dakwaan di pengadilan federal termasuk penipuan wire, penipuan sekuritas, pencucian uang, dan kampanye pelanggaran keuangan.

Reuters melaporkan bahwa Bankman-Fried menundukkan kepalanya dan memeluk orang tuanya, yang keduanya adalah profesor Hukum Stanford. Mereka tetap berada di sisinya selama pendakian dan keruntuhan yang menakjubkan dari salah satu bursa kripto terbesar di dunia.

Orang tua Bankman-Fried bersemangat selama persidangan, kadang-kadang tertawa atau meletakkan jari mereka di telinga mereka, menurut laporan CoinDesk.

Runtuhnya FTX dipicu ketika pelaporan oleh CoinDesk mengungkapkan posisi yang sangat terkonsentrasi dalam koin FTT yang diterbitkan sendiri. Dana itu yang digunakan oleh hedge fund milik Bankman-Fried, yakni Alameda Research, sebagai jaminan untuk miliaran pinjaman kripto.

Binance, bursa saingannya, mengumumkan akan menjual sahamnya di FTT sehingga mendorong penarikan dana secara besar-besaran namun dana FTX tidak cukup.

Perusahaan membekukan aset dan menyatakan bangkrut beberapa hari kemudian. Tuduhan dari SEC dan CFTC menunjukkan bahwa FTX telah mencampurkan dana pelanggan dengan dana lindung nilai (hedge fund) kripto Alameda Research, sehingga miliaran simpanan pelanggan telah hilang.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia