Jumat, 15 Mei 2026

Twitter untuk Perluas Iklan Politik yang Diizinkan

Penulis : Grace El Dora
4 Jan 2023 | 19:39 WIB
BAGIKAN
Patung dengan ponsel pintar dan komputer terlihat di depan logo Twitter. Ilustraasi diambil pada 28 November 2022. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration)
Patung dengan ponsel pintar dan komputer terlihat di depan logo Twitter. Ilustraasi diambil pada 28 November 2022. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration)

SAN FRANCISCO, investor.id – Twitter mengatakan akan memperluas jenis iklan politik yang diizinkan di platform media sosial. Ini jelas kebalikan dari larangan globalnya pada iklan politik 2019, karena perusahaan milik Elon Musk itu berupaya meningkatkan pendapatan.

Perusahaan juga akan melonggarkan kebijakan periklanannya untuk “iklan berbasis penyebab” di Amerika Serikat (AS) dan bergerak maju akan menyelaraskan kebijakan periklanannya “dengan televisi dan outlet media lainnya.

Twitter melarang iklan politik pada 2019, setelah Twitter dan perusahaan media sosial lainnya seperti Facebook menghadapi kritik luas karena membiarkan informasi yang salah tentang pemilu menyebar ke seluruh layanannya. Itu juga membatasi iklan yang terkait dengan penyebab sosial.

ADVERTISEMENT

“Kami percaya jangkauan pesan politik harus diperoleh, bukan dibeli,” cuit CEO Twitter Jack Dorsey saat mengumumkan langkah tersebut.

Sejak Musk mengambil alih Twitter pada akhir Oktober, pengiklan korporat telah melarikan diri sebagai tanggapan atas CEO Tesla yang memberhentikan ribuan karyawan. Ia juga membalikkan penangguhan permanen akun mantan Presiden AS Donald Trump dan mempercepat fitur verifikasi berbayar yang mengakibatkan scammer menyamar sebagai perusahaan publik di Twitter.

Bulan lalu, Musk membela langkah-langkah pemotongan biaya yang mendalam. Ia mengatakan Twitter telah menghadapi arus kas negatif sebesar US$ 3 miliar tahun depan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia