Saham-Saham Inggris dan Prancis Melorot, Jerman Lanjutkan Penguatan
LONDON, investor.id - Saham-saham Inggris dan Prancis melorot pada perdagangan Rabu waktu setempat (1/2/2023). Sementara itu saham-saham Jerman melanjutkan penguatan.
Saham-saham Inggris memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terpangkas 10,59 poin (0,14%) menjadi menetap di 7.761,11 poin.
Indeks FTSE 100 merosot 13,17 poin (0,17%) menjadi 7.771,70 poin pada Selasa (31/1/2023). Setelah menguat 19,72 poin (0,25%) menjadi 7.784,87 poin pada Senin (30/1/2023). Naik 4,04 poin (0,05%) menjadi 7.765,15 poin pada Jumat (27/1/2023).
Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Hal yang sama juga terjadi pada saham-saham Prancis yang berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Rabu waktu setempat (1/2/2023). Berbalik arah dari kenaikan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terkikis 5,31 poin (0,07%) menjadi menetap di 7.077,11 poin.
Indeks CAC 40 menguat 0,41 poin (0,01%) menjadi 7.082,42 poin pada Selasa (31/1/2023). Setelah terpangkas 15,20 poin (0,21%) menjadi 7.082,01 poin pada Senin (30/1/2023). Naik u 1,22 poin (0,02%) menjadi 7.097,21 poin pada Jumat (27/1/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 26 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 14 saham lainnya menderita kerugian.
TotalEnergies SE, sebuah perusahaan energi dan perminyakan terintegrasi multinasional Eropa menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya merosot 1,77%.
Sementara itu, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (1/2/2023). Bukukan keuntungan untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 52,47 poin (0,35%) menjadi menetap di 15.180,74 poin.
Indeks DAX 40 naik tipis 2,19 poin (0,01%) menjadi 15.128,27 poin pada Selasa (31/1/2023). Setelah merosot 23,95 poin (0,16%) menjadi 15.126,08 poin pada Senin (30/1/2023). Menguat 17,18 poin (0,11%) menjadi 15.150,03 poin pada Jumat (27/1/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 31 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara sembilan saham lainnya mengalami kerugian.
Deutsche Post AG yang diperdagangkan sebagai Deutsche Post DHL Group, sebuah perusahaan pengiriman paket dan manajemen rantai pasokan multinasional Jerman terangkat 2,45 %, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham blue chips.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler




