Angka Pengangguran AS Capai Level Terendah dalam 53 tahun
JAKARTA, Investor.id - Gambaran ketenagakerjaan Amerika Serikat di awal tahun 2023 memberikan sentimen yang sangat positif, dengan angka NonFarm Payrolls (NFP) mencatatkan kenaikan terbesar sejak Juli 2022. NonFarm Payroll (NFP) adalah data tingkat ketenagakerjaan di Amerika Serikat di luar sektor pertanian, pemerintahan, rumah tangga, dan lembaga-lembaga nonprofit.
Dilaporkan CNBC yang mengutip laporan Departemen Tenaga Kerja AS, Jumat (3/2/2023), angka NonFarm Payrolls meningkat 517.000 untuk Januari, di atas perkiraan Dow Jones yang memproyeksikan di angka 187.000 dan kenaikan Desember 260.000.
“Itu adalah laporan yang fenomenal,” kata Michelle Meyer, Kepala Ekonom AS di Mastercard Economics Institute. “Ini menimbulkan pertanyaan bagaimana kita dapat melihat tingkat pertumbuhan lapangan kerja di tengah sejumlah gejolak dalam perekonomian. Kenyataannya ini menunjukkan masih banyak permintaan atas tenaga kerja yang tersembunyi sementara sejumlah perusahaan benar-benar kesulitan untuk membayar gaji dengan layak.”
Tingkat pengangguran turun menjadi 3,4% dibandingkan perkiraan 3,6%, yang merupakan tingkat pengangguran terendah sejak Mei 1969. Sementara tingkat partisipasi angkatan kerja naik tipis menjadi 62,4%.
Secara umum kategori pengangguran mencakup tenaga kerja yang tak memiliki kegiatan apapun dan tidak berupaya mencari lapangan kerja, serta mereka yang memiliki pekerjaan paruh waktu karena alasan ekonomi. Serapan terhadap golongan ini tercatat naik tipis menjadi 6,6%. Survei terhadap rumah tangga, yang digunakan Departemen Tenaga Kerja untuk menghitung tingkat pengangguran, juga menunjukkan peningkatan serapan yang lebih besar lagi, yaitu 894.000.
“Laporan pekerjaan hari ini hampir dikatakan too good to be true,” tulis Julia Pollak, Kepala Ekonom di ZipRecruiter. “Seperti mendapat uang US$ 20 di pinggir jalan dan makan siang gratis. Penurunan inflasi ditambah dengan penurunan pengangguran seperti fiksi ekonomi.”
Pertumbuhan di banyak sektor seperti membantah banyaknya proyeksi.
Sektor Leisure and hospitality tercatat telah menyerap 128.000 pekerjaan, dan menjadi yang tertinggi dibanding sektor lainnya. Perolehan signifikan lainnya juga terjadi pada layanan profesional dan bisnis sebesar 82.000, pemerintahan sebesar 74.000, dan sektor perawatan kesehatan sebesar 58.000. Sementara itu di sektor ritel serapan naik 30.000, dan konstruksi bertambah 25.000.
Upah juga membukukan kenaikan yang solid untuk bulan Januari. Penghasilan per jam rata-rata meningkat 0,3%, sejalan dengan perkiraan, dan meningkat 4,4% jika dibandingkan dari periode tahun lalu. Angka tersebut juga setara dengan 0,1 persen poin lebih tinggi dari ekspektasi, kendati sedikit di bawah kenaikan Desember yang sebesar 4,6%.
Tingkat pengangguran untuk warga kulit hitam turun menjadi 5,4%, sedangkan tingkat pengangguran untuk wanita tercatat sebesar 3,1%.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

