Jumat, 15 Mei 2026

Angka Pengangguran AS Capai Level Terendah dalam 53 tahun

Penulis : Fajar Widhiyanto
4 Feb 2023 | 21:13 WIB
BAGIKAN
Federal Reserve berkomitmen untuk terus menaikkan suku bunga guna menurunkan inflasi yang melonjak di Amerika Serikat. (FOTO: AFP/Jim Watson)
Federal Reserve berkomitmen untuk terus menaikkan suku bunga guna menurunkan inflasi yang melonjak di Amerika Serikat. (FOTO: AFP/Jim Watson)

JAKARTA, Investor.id - Gambaran ketenagakerjaan Amerika Serikat di awal tahun 2023 memberikan sentimen yang sangat positif, dengan angka NonFarm Payrolls (NFP) mencatatkan kenaikan terbesar sejak Juli 2022. NonFarm Payroll (NFP) adalah data tingkat ketenagakerjaan di Amerika Serikat di luar sektor pertanian, pemerintahan, rumah tangga, dan lembaga-lembaga nonprofit.

Dilaporkan CNBC yang mengutip laporan Departemen Tenaga Kerja AS, Jumat (3/2/2023), angka NonFarm Payrolls meningkat 517.000 untuk Januari, di atas perkiraan Dow Jones yang memproyeksikan di angka 187.000 dan kenaikan Desember 260.000.

“Itu adalah laporan yang fenomenal,” kata Michelle Meyer, Kepala Ekonom AS di Mastercard Economics Institute. “Ini menimbulkan pertanyaan bagaimana kita dapat melihat tingkat pertumbuhan lapangan kerja di tengah sejumlah gejolak dalam perekonomian. Kenyataannya ini menunjukkan masih banyak permintaan atas tenaga kerja yang tersembunyi sementara sejumlah perusahaan benar-benar kesulitan untuk membayar gaji dengan layak.”

Tingkat pengangguran turun menjadi 3,4% dibandingkan perkiraan 3,6%, yang merupakan tingkat pengangguran terendah sejak Mei 1969. Sementara tingkat partisipasi angkatan kerja naik tipis menjadi 62,4%.

ADVERTISEMENT

Secara umum kategori pengangguran mencakup tenaga kerja yang tak memiliki kegiatan apapun dan tidak berupaya mencari lapangan kerja, serta mereka yang memiliki pekerjaan paruh waktu karena alasan ekonomi. Serapan terhadap golongan ini tercatat naik tipis menjadi 6,6%. Survei terhadap rumah tangga, yang digunakan Departemen Tenaga Kerja untuk menghitung tingkat pengangguran, juga menunjukkan peningkatan serapan yang lebih besar lagi, yaitu 894.000.

“Laporan pekerjaan hari ini hampir dikatakan too good to be true,” tulis Julia Pollak, Kepala Ekonom di ZipRecruiter. “Seperti mendapat uang US$ 20 di pinggir jalan dan makan siang gratis. Penurunan inflasi ditambah dengan penurunan pengangguran seperti fiksi ekonomi.”

Pertumbuhan di banyak sektor seperti membantah banyaknya proyeksi.

Sektor Leisure and hospitality tercatat telah menyerap 128.000 pekerjaan, dan menjadi yang tertinggi dibanding sektor lainnya. Perolehan signifikan lainnya juga terjadi pada layanan profesional dan bisnis sebesar 82.000, pemerintahan sebesar 74.000, dan sektor perawatan kesehatan sebesar 58.000. Sementara itu di sektor ritel serapan naik 30.000, dan konstruksi bertambah 25.000.

Upah juga membukukan kenaikan yang solid untuk bulan Januari. Penghasilan per jam rata-rata meningkat 0,3%, sejalan dengan perkiraan, dan meningkat 4,4% jika dibandingkan dari periode tahun lalu. Angka tersebut juga setara dengan 0,1 persen poin lebih tinggi dari ekspektasi, kendati sedikit di bawah kenaikan Desember yang sebesar 4,6%.

Tingkat pengangguran untuk warga kulit hitam turun menjadi 5,4%, sedangkan tingkat pengangguran untuk wanita tercatat sebesar 3,1%.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 46 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 50 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia