Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Asia Dibuka Lebih Tinggi, Investor Nantikan Laporan Inflasi AS

Penulis : Grace El Dora
14 Feb 2023 | 08:28 WIB
BAGIKAN
Jelang pembukaan pasar di depan layar besar yang menunjukkan harga saham di Bursa Efek Tokyo, Jepang pada 2 Oktober 2020. (Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon/File Photo)
Jelang pembukaan pasar di depan layar besar yang menunjukkan harga saham di Bursa Efek Tokyo, Jepang pada 2 Oktober 2020. (Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon/File Photo)

TOKYO, investor.id – Pasar Asia Pasifik semuanya dibuka lebih tinggi pada Selasa (14/2). Investor menunggu rilis laporan indeks harga konsumen atau CPI di Amerika Serikat (AS), yang akan membentuk langkah Federal Reserve (Fed) ke depan.

Di Australia, S&P/ ASX 200 naik 0,37% pada jam pertama perdagangan karena investor mengantisipasi rilis survei sentimen konsumen negara itu untuk Februari 2023.

Nikkei 225 naik 0,68% dan Topix naik 0,67%, dan yen Jepang berada di posisi 132,33 melawan dolar AS, menjelang pencalonan gubernur bank sentral Jepang (BoJ) berikutnya yang diharapkan pemerintah Jepang.

Nikkei melaporkan minggu lalu Kazuo Ueda akan dinominasikan untuk posisi tersebut.

ADVERTISEMENT

Kospi Korea Selatan (Korsel) memulai hari perdagangan dengan 0,5% lebih tinggi, sementara Kosdaq juga naik 0,36%.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng dibuka 0,34% lebih tinggi dan indeks Hang Seng Tech naik 0,48%.

Di Tiongkok daratan, Shanghai Composite naik 0,72% dan Komponen Shenzhen naik 0,24%.

Hari ini pemerintah Singapura akan merilis anggarannya untuk 2023, karena menteri keuangan Lawrence Wong menjanjikan langkah-langkah tambahan untuk mendukung perekonomian di lingkungan inflasi.

Pemerintah India juga diperkirakan akan merilis data inflasinya, setelah negara tersebut melihat harga-harga naik 5,7% secara tahunan pada Desember 2022. Rupee India berdiri di 82,59 melawan dolar AS.

Semalam di Wall Street, indeks utama ditutup lebih tinggi, mendapatkan kembali pijakannya setelah S&P 500 dan Nasdaq Composite mengalami penurunan mingguan terburuk dalam hampir dua bulan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia