Jumat, 15 Mei 2026

Tiongkok Sanksi 2 Kontraktor Pertahanan AS

Penulis : Grace El Dora
20 Feb 2023 | 10:23 WIB
BAGIKAN
Bendera Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berkibar bersama. (Foto: ANTARA/Xinhua)
Bendera Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berkibar bersama. (Foto: ANTARA/Xinhua)

BEIJING, investor.id – Otoritas Tiongkok menjatuhkan sanksi terhadap dua kontraktor utama Amerika Serikat (AS) di bidang pertahanan, yakni Lockheed Martin Corp. dan Raytheon Missiles & Defense.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tiongkok dalam pernyataannya di Beijing, Tiongkok, baru-baru ini. Pihaknya menyampaikan kedua industri alutsista AS tersebut dilarang melakukan aktivitas terkait perdagangan dengan Tiongkok dan dikenai denda karena turut berpartisipasi dalam penjualan senjata ke Taiwan.

Para pejabat eksekutif kedua perusahaan tersebut juga dilarang masuk Tiongkok. Sedangkan izin tinggal dan izin kerja yang diperoleh para pejabat tersebut akan dicabut dan tidak akan diberikan lagi, menurut pihak Kemendag Tiongkok.

ADVERTISEMENT

Kementerian Tiongkok juga mengenakan denda dua kali lipat dari nilai penjualan senjata kedua perusahaan tersebut ke Taiwan.

Denda itu harus dibayar dalam tempo 15 hari. Jika melewati jatuh tempo, maka jumlah denda akan lebih besar lagi, kata Kemendag negara tersebut, dilansir dari Antara, Senin (20/2).

Pemerintah AS pada Februari 2022 menyetujui kemungkinan penjualan sistem peralatan militer senilai US$ 100 juta ke Taiwan.

Lockheed Martin dan Raytheon ditunjuk sebagai kontraktor pengadaan alutsista itu.

Sanksi yang dijatuhkan Tiongkok terhadap kedua perusahaan AS tersebut tidak terlepas dari insiden penambakan pesawat sipil nirawak Tiongkok yang terbang di wilayah udara AS.

Otoritas negara tersebut juga telah menginformasikan keberadaan pesawat nirawak yang disebut sebagai balon mata-mata itu kepada AS peristiwa di luar kendali.

Setelah balon itu ditembak jatuh, pihak AS mengenakan sanksi terhadap beberapa perusahaan Tiongkok. Sebagai respons, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan tidak terima dengan sikap AS itu dan berjanji akan melakukan tindakan balasan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia