Kamis, 14 Mei 2026

Australia Blokir Investasi Tiongkok di Perusahaan Tanah Jarang

Penulis : Grace El Dora
28 Feb 2023 | 15:13 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi unsur tanah jarang atau rare earths. (FOTO: CHINATOPIX/AP)
Ilustrasi unsur tanah jarang atau rare earths. (FOTO: CHINATOPIX/AP)

SYDNEY, investor.id – Northern Minerals Ltd. pada Selasa (28/2) mengatakan pemerintah Australia telah memblokir pemegang saham terbesar produsen tanah jarang, yakni dana Yuxiao Fund Tiongkok, dari meningkatkan investasinya dengan alasan kepentingan nasional.

Yuxiao Fund meminta persetujuan Dewan Peninjau Investasi Asing pada Agustus 2022 untuk meningkatkan kepemilikannya menjadi 19,9% dari 9,92%. Daftar pemerintah menunjukkan Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers menandatangani perintah pencegahan pada 15 Februari 2023.

Dana tersebut adalah kendaraan investasi Yuxiao Wu, yang juga memiliki penambang di Mozambik. Perusahaan di Afrika Timur itu menjadi pemasok tanah jarang bermutu rendah ke Tiongkok, menurut laporan Reuters mengutip pernyataan Ketua Eksekutif Mineral Utara Nick Curtis.

ADVERTISEMENT

“Ada kategori aset khusus bagi pemerintah mana pun untuk melindungi kepentingan nasionalnya,” kata Curtis, Selasa.

Menurut laporan Reuters, Wu memiliki saham di Northern Minerals karena alasan keuangan, bukan untuk memasok logam tanah jarang ke Tiongkok. Perusahaan asal Tiongkok itu juga memberikan suara mendukung kesepakatan pasokan eksklusif dengan Iluka Resources Ltd. Australia tahun lalu, kata Curtis.

Northern Minerals mengatakan pihaknya berencana untuk menjadi produsen disprosium dunia pertama yang signifikan di luar Tiongkok. Disprosium adalah komponen kunci yang digunakan dalam magnet untuk kendaraan listrik (EV).

Yuxiao Fund dan Kantor Bendahara Australia tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 11 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia